Dana BOS 2024 Mulai Dicarikan, Pj Bupati Buru: Tidak Boleh Dipotong

MALUKU, EDISIINDONESIA.id – Penjabat Bupati Buru, Djalaludin Salampessy menegaskan tidak boleh ada pemotongan dalam penyaluran dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) tahap pertama tahun 2024.

Rekomendasi pencarian tersebut untuk 204 sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Buru, Maluku.

Hal tersebut disampaikan oleh Djalaludin Salampessy usai menyerahkan rekomendasi pencarian dana BOS kepada Bank Maluku, di Aula Kantor Bupati Buru, Selasa (22/1/2024).

“Iya tidak boleh, karena diperuntukkan sesuai aturannya, dilaporkan sesuai peruntukannya. Jadi laporan itu harus sesuai peruntukan. Peruntukan yang didapat dari mana dari aturan yang sudah ditentukan, mekanismenya para guru lebih tahu dan paham,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadikbud) Kabupaten Buru, Dahlan Kabau mengatakan, penyaluran BOSP merupakan tercepat selama ini baru di tahun 2024 ini, karena disalurkan pada bulan Januari.

“Sehingga di hari ini Senin 22 Januari, Bapak Bupati Buru memberikan rekomendasi penyaluran tahap pertama gelombang I kepada Kepala Bank Maluku untuk proses penyaluran kepada unit satuan pendidikan SD dan SMP berjumlah 204 sekolah,” kata dia.

Lebih lanjutnya, yang sudah bisa pencairan tahap pertama gelombang 1 totalnya 194 sekolah.

“Dengan rincian untuk SD 137 sekolah dan SMP sebanyak 57 sekolah. Lalu yang belum pencairan 10 sekolah dengan rincian SD 9 sekolah dan SMP ada 1 sekolah,” ungkapnya.

Kabau menegaskan penyaluran ini menjadi tahap pertama gelombang I dengan target pasar bulan Maret 2024 mendatang selesai seluruh disalurkan. “Targetnya, pada bulan Maret 2024, seluruh satuan pendidikan telah menerima Dana BOSP tahap I,” jelasnya.

Ia menambahkan tahun ini merupakan penyaluran tercepat dan terbaik serta merata diseluruh sekolah.

“Dengan harapan hadirnya penyaluran yang lebih cepat agar mendukung satuan pendidikan untuk melakukan perencanaan yang lebih tepat dan penggunaan dana yang lebih bermanfaat dalam upaya mewujudkan pendidikan yang maju serta berkarakter menuju Indonesia emas tahun 2045,” tandasnya. (**)

Comment