Kadin Sultra Bantu UMKM Serta Galakkan Program Hilirisasi Sektor Pertanian dan Perikanan

KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Sulawesi Tenggara (Sultra) terus berupaya membantu mengembangkan usaha khsusunya bagi pelaku UMKM di daerah.

“Ada beberapa kegiatan khususnya pengembangan UKM. Misalnya membuat perseroan perorangan kepada seribu UMKM sehingga mereka punya legalitas, sehingga pada akhirnya nanti mereka mudah mendapatkan akses batuan dari pemerintah,” kata Ketua Kadin Sultra Anton Timbang, Jumat (5/1/2024).

Selain itu, Kadin Sultra juga terus berupaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sejumlah program yang digalakkan, diantaranya melalui hilirisasi di sektor perikanan dan pertanian.

Kordinator Bidang Budidaya Perikanan dan Kelautan Kadin Sultra, Eddy Nurdin menjelaskan, program hilirisasi merupakan upaya dalam mengoptimalkan nilai jual produk baik disektor usaha perikanan maupun pertanian. Tujuannya agar memberi nilai tambah bagi masyarakat (pelaku usaha perikanan dan pertanian) juga meningkatkan pendapatan pemerintah.

Eddy mencontohkan, program hilirisasi pada sektor perikanan telah dilaksanakan pihaknya melalui misi dagang antar daerah yang telah dikerjasamakan dengan Pemprov Jawa Timur (Jatim). Belum lama ini pihaknya mengirim sebanyak 34 ton ikan ke Surabaya.

“Alhamdulillah, berkat arahan dari Ketua Kadin Sultra, Bapak Anton Timbang, kita bisa mengirim sebanyak 34 ton ikan ke Surabaya,” ungkap Eddy Nurdin.

Lanjut dia, puluhan ton ikan didapatkan dari koperasi nelayan di Kendari. Koperasi tersebut menyerap ikan nelayan untuk kemudian didistribusikan lewat Kadin.

Ia mengungkapkan, sebanyak 34 ton ikan yang dikirim ke Jatim bernilai sekira Rp 1 miliar. Adapun ikan yang dikirim jenis Ikan Layang dan jenis Ikan Deho.

“Ini baru langkah awal. Ke depan kita akan kirim ikannya dalam jumlah yang besar,” kata Eddy.

Sementara untuk program hilirisasi disektor pertanian, Kadin Sultra belum lama ini juga menjalankan misi dagang berupa pengiriman komoditi jagung sebanyak 24 ton ke Jatim.

Wakil Ketua Kadin Sultra, Sastra Alamsyah mengungkapkan, jagung merupakan salah satu komoditi yang dilirik pasar. Oleh karena itu, pihaknya belum lama ini menyiapkan komoditi tersebut untuk pasarkan ke Jatim.

“Pengiriman sebanyak 24 juta ton jagung ini merupakan upaya kami untuk mengakselerasi sektor pertanian dalam rangka mendukung perekonomian daerah,” kata Sastra.

Ke depan, pihaknya akan terus melaksanakan pendampingan kepada suplier sehingga pengiriman jagung bisa terus dilaksanakan dan dalam jumlah yang lebih besar.

“Salah satu binaan kami adalah CV. Sengkang Duta Komoditi yang mengumpulkan seluruh jagung petani di Sultra. Kami akan lakukan pendampingan sehingga bisa menyerap hasil panen petani,” pungkasnya. (**)

Comment