MUNA, EDISIINDONESIA.id – Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Raha, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra), dibawah kepemimpinan Laode Muhammad Masrul terus berupaya meningkatkan kapasitas para pegawainya.
Salah satu upaya tersebut adalah dengan melaksanakan kegiatan pembinaan fisik, mental dan disiplin (FMD) berupa latihan bela diri Kempo, di Pelataran Rutan Raha, Kamis (26/10/2023).
Kepala Rutan kelas IIB Raha, Laode Muhammad Masrul memaparkan bahwa kegiatan latihan bela diri sebagai bentuk pembinaan FMD bagi para pegawainya bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pegawai dalam pertahanan diri.
“Serta sebagai bekal untuk melaksanakan tugas-tugas di Rutan Kelas IIB Raha yang notabenenya memiliki banyak resiko terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban,” terangnya.
Lanjutnya, mengingat tugas mereka sebagai pegawai Rutan ibaratnya hanya menunggu “bom” meledak, dalam artian kemungkinan terjadi permasalahan ataupun gangguan keamanan seperti pelarian dan lain sebagainya.
“Keributan itu sewaktu-waktu bisa saja terjadi. Oleh karena Itu penting kita harus mempersiapkan fisik yang bagus, mental yang baik dan disiplin diri, untuk menghadapi kemungkinan akan hal-hal tersebut,” ujarnya.
Mantan Plt Kepala Lapas Singkawang Kalimantan Barat ini mengharapkan dengan terselenggaranya kegiatan FMD tersebut, selain terbentuknya fisik, mental, dan disiplin yang baik, juga dapat membangun kebersamaan dan kekompakan antara seluruh pegawai Rutan kelas IIB Raha.
Sekedar untuk diketahui, kegiatan latihan bela diri itu menghadirkan dua orang pelatih bela diri Kempo yang kompeten. Dimana salah seorang pelatihnya adalah merupakan pejabat struktur Rutan Kelas IIB Raha, yaitu Senapati, yang saat ini juga menjabat sebagai Kasubsi Pengelolaan. (**)
Comment