EDISIINDONESIA.id – Ratu Rizky Nabila membuat heboh dengan keputusan memakai hijab dan cadar, dan sekejab kemudian melepas semuanya. Dia hanya bertahan kurang lebih tiga minggu menutup aurat.
Ratu Rizky Nabila menjelaskan keputusannya memakai hijab adalah keputusan yang terburu-buru. Dia mengaku itu juga kekurangannya.
“Tiga minggu (hijrahnya). Jadi keputusan untuk hijrah karena dijemput paksa sama Allah SWT dengan cobaan bertubi-tubi. Itu aku anggap sebagai bentuk sayang Allah ke aku, ditambah aku kena kanker,” ujar Ratu Rizky Nabila dilansir Pojoksatu.id dari YouTube Dapur Bincang Online, Selasa, 29 Agustus 2023.
“Aku hijrah fasenya marah, mulai sadar dan aku memutuskan untuk hijrah pakai niqab (cadar),” sambungnya.
Begitu dia menutup aurat, Ratu mengaku langkahnya tak berjalan mudah. “99 persen orang bilang akhlaknya dulu dibenarin, bingung dong. Hari pertama, jeans salah, niqab salah, pokoknya salah, nafas salah, live TikTok salah, semua salah (di mata netizen),” ungkapnya.
Ratu merasa hijrahnya terlalu diatur netizen. “Hijrah itu kan perpindahan orang dari buruk ke yang baik. Dari pakaian, cara bicara dan lainnya,” tambahnya.
Situasi makin kompleks saat dia menyadari ketika berhijab tidak berpikir panjang tentang kontrak kerjanya.
“Sebelum aku berniqab aku ada kontrak dengan beberapa sinetron, aku lupa. Kalau orang bilang lepasin aja (pekerjaannya), tapi aku butuh survive,” jelasnya.
Di situlah, dia merasa salah karena melakukan keptusan yang impulsif yang berdampak terburuk buatnya. “Saya salah, tidak berpikir matang
belum kepikiran seberat ini,” akunya.
Ratu juga mengucapkan permintaan maaf ke orang-orang yang mendukungnya saat hijrah.
“Hijab itu wajib. Orang yang sudah support, aku minta maaf personal ke orang-orang tersebut, yang menguatkan untuk istiqamah aku japrian satu-satu,” ungkapnya.
Ratu mengungkapkan saat ini tidak percaya dengan manusia manapun. Dia akan berobat ke psikiater lagi demi mengatasi impulsifnya.
“Aku akan istiqamah akhlak dulu. Aku sadari labil dalam mengambil keputusan,” pungkas Ratu Rizky Nabila. (edisi/pojoksatu)
Comment