KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra), Forkopimda dan BUMN bakal melaksanakan bersih-bersih sampah di Teluk Kendari.
Untuk mendukung aksi bersih-bersih sampah tersebut, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 Kendari bakal menyiapkan sejumlah armada pengangkut sampah dalam menunjang kegiatan bersih-bersih yang bakal dilakukan tersebut.
GM Pelindo Regional 4 Kendari, Suparman mengatakan bahwa, pihaknya akan ikut memberikan support. Apalagi Pelindo sendiri sudah memiliki kapal pengumpul sampah dibeberapa pelabuhan yang setiap harinya bertugas mengumpulkan sampah disetiap pelabuhan.
“Saran kami untuk Pemkot Kendari mungkin barangkali ada surat ke kami untuk kami teruskan ke pusat, barangkali melalui dana CSR-nya paling tidak bisa disiapkan terkait kapal pengangkut sampah ini,” ungkapnya.
Selain itu, dukungan yang diberikan Pelindo khususnya di area pelabuhan, dimana melalui pengawasan dari KSOP pihaknya sudah menghimbau seluruh kapal agar tidak membuang sampah di laut.
“Kami juga siapkan mobil-mobil untuk mengangkut sampah dari kapal. Adapun fasilitas kami kalau dibutuhkan, kami punya satu kapal tugboat kalau memang dibutuhkan kami siap menggerakkan untuk membersihkan laut,” bebernya.
Sementara itu, Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu menyebut, permasalahan sampah yang ada di Teluk Kendari ini, telah menyebabkan kapal rusak karena sampah tersedot ke mesin kapal.
“Oleh karena itu kita telah mengajak semua elemen untuk merumuskan langkah taktis yang bisa dilakukan dalam membersihkan sampah di Teluk Kendari,” ungkapnya.
Adapun lokasi pembersihan Teluk Kendari terbagi 13 zona dengan titik awal adalah jembatan Teluk Kendari. Setiap zona bakal disediakan 6 unit perahu dengan total sekira 78 perahu.
Selain itu, diperkirakan jumlah personil yang bakal mengikuti kegiatan ini berjumlah 5.837 orang meliputi TNI, Polri, ASN, serta masyarakat dan lembaga pemerhati lingkungan.
Sementara itu terkait lokasi dan waktu pelaksanaan pemerintah kota bakal mengkoordinasikan terlebih dulu dengan Pemprov Sultra, dalam hal ini Gubernur Sultra, Ali Mazi. (**)
Comment