MALUKU, EDISIINDONESIA.id – Pasca lebaran Idul Fitri Hijrah tahun 2023, Kapolres Pulau Buru AKBP Nur Rahman, meninjau harga sembilan bahan pokok (Sembako), di Pasar Inpres Namlea, Desa Namlea, Kecamatan Namlea, Kabupaten Buru, Maluku, Rabu (26/4/2023).
Kapolres Pulau Buru didampingi Kasat Reskrim, Kasat Tahti, Kasi Humas, dan Kanit II Sat Intelkam meninjau langsung para pedagang penjual ikan, sayur mayur, serta pedagang sembako dimana Kapolres Pulau Buru mengecek secara langsung harga bahan pokok dipasaran.
Selain itu, Kapolres Pulau Buru juga mengecek ketersediaan stok sembako di Pasar Inpres Namlea.
Menurut orang nomor satu di Polres Pulau Buru ini, untuk harga sembako pasca lebaran Idul Fitri 2023, mengalami penurunan harga seperti Cabe merah besar dan cabe kecil mengalami penurunan harga jual.
“Dikarenakan harga beli pada pemilik yang mengalami penurunan harga di tambah lagi dalam masa panen. Selain itu, ada juga masih diharga tetap seperti biasanya,” ucapnya.
Hasil peninjauan perkembangan harga sembako di wilayah Kabupaten Buru pasca lebaran Idul Fitri tuhan 2023, kata dia dalam grafik terpantau stabil dan masih dalam taraf normal, namun ada beberapa sembako yang mengalami kenaikan.
“Untuk kebutuhan stok kebutuhan bahan pokok di Wilayah Kabupaten Buru masih di bilang terpenuhi pasca lebaran Idul Fitri 2023, karena dilihat akses transportasi laut berjalan sangat lancar,” pungkasnya.
Sementara untuk bahan pokok yang mengalami penurunan harga sebagai berikut k acang tanah Rp 40.000 – harga baru Rp 33.000 per Kg, kacang hijau Rp 28.000,- harga baru Rp 27.000 per kg, cabai kecil Rp 80.000,- harga baru Rp 20.000 per kg dan cabai keriting Rp 50.000 – harga baru Rp 30.000 per kg. (**)
Comment