KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Seorang perempuan menjadi korban sabetan senjata tajam (sajam) jenis parang yang diduga dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) di kawasan Bat Bat, Kelurahan Andonouhu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, pada Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 23.00 WITA.
Korban mengalami luka pada bagian kaki setelah terkena ayunan parang yang diduga salah sasaran. Saat kejadian, korban tengah duduk santai bersama seorang rekannya di lokasi tersebut.
Komandan Tim Perintis Presisi Ditsamapta Polda Sulawesi Tenggara, Bripka Boy Sagita, mengatakan insiden bermula ketika tiga pria yang berboncengan menggunakan sepeda motor mendatangi kawasan Bat Bat untuk mencari seseorang.
“Awalnya korban sedang duduk di dalam kawasan Bat Bat. Kemudian datang satu motor berboncengan tiga orang yang diduga sedang mencari seseorang di dalam kawasan tersebut,” ujar Boy, Senin (3/8/2026).
Menurut Boy, setelah memutar kendaraannya, salah seorang dari ketiga pria tersebut menyeret parang yang dibawanya lalu mengayunkannya. Ayunan senjata tajam itu justru mengenai kaki korban.
“Setelah dia putar motornya, salah satu pelaku menyeret parangnya dan sempat mengayunkan. Ayunan itu mengenai perempuan yang sedang berada di lokasi,” jelasnya.
Korban sempat mengira kakinya terkena benturan sepotong kayu. Namun, setelah diperiksa, ternyata kakinya mengalami luka dan mengeluarkan darah akibat sabetan parang.
Usai menerima informasi kejadian tersebut, Tim Perintis Presisi Ditsamapta Polda Sultra melakukan pencarian terhadap para pelaku berdasarkan ciri-ciri yang disampaikan korban. Namun hingga kini, ketiga OTK tersebut belum berhasil ditemukan.
Pihak kepolisian juga mengarahkan korban untuk segera membuat laporan resmi ke Polsek Poasia agar kasus tersebut dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (**)
Comment