MUNA, EDISIINDONESIA.id – Dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 sebagai salah satu sekolah favorit di Kota Raha, Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Raha tidak memenuhi kuota rombongan belajar (rombel).
Kepala SMAN 2 Raha, Syafiat Musi, membenarkan jika masih terdapat kursi kosong dalam SPMB di sekolah nya. Namun, ia ogah untuk membuka penerimaan kembali.
“Masih kita pertimbangkan dulu. Tapi saya kira sudah cukup. Kami tidak mau meminta-minta murid atau melobi sana sini. Kalau perlu kita tutup sudah. Cukup dengan yang ada,” cetusnya.
Syafiat menegaskan, SMAN 2 Raha bukan sekolah buangan. Dimana, pihaknya lebih fokus pada kualitas daripada kuantitas.
“Untuk apa mengejar kuantitas tetapi tidak berkualitas. Ibarat dalam kompetisi atau kejuaraan ada yang juara satu dan favorit. Mungkin kami tidak favorit namun juara satu,” ujarnya.
Wanita berhijab itu mengklaim, murid baru yang memilih SMAN 2 Raha adalah siswa-siswi terbaik yang meraih juara dari berbagai SMP di Kabupaten Muna.
“Tahun ini SMA di Muna hanya dua sekolah yang mendapatkan dana BOS Prestasi, salah satunya SMAN 2 Raha. Ini membuktikan bahwa sekolah kami cukup berprestasi hingga tingkat Nasional. Hal itu berdasarkan kategori yang telah ditetapkan oleh Pusat bukan hasil lobi,” tambahnya.
Saat dikonfirmasi jumlah siswa baru dan rombel yang terisi, Kepala SMAN 2 Raha tidak menjawab secara spesifik dengan alasan belum mengetahui data pasti.
“Kalau yang keluar dan yang masuk sama atau stagnan saya rasa cukup. Saya bertanya sama di internal guru ya masih aman. Saya baru balik dari Kendari kemarin, sehingga belum menerima kepastian jumlahnya. Nanti kamu update kembali.” Tandasnya. (**)
Comment