MUNA, EDISIINDONESIA.id – Seorang pria berinisial AS (51) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar rumahnya di Desa Lasalepa, Kecamatan Lasalepa, Kabupaten Muna, Selasa (7/7/2026) sekitar pukul 09.00 WITA. Saat ditemukan, kondisi jenazah telah mengalami pembusukan sehingga diduga korban telah meninggal dunia beberapa hari sebelumnya.
Kasi Humas Polres Muna, IPTU Jufri, menjelaskan bahwa penemuan jenazah bermula saat istri korban, RN (57), kembali dari Kota Kendari pada Senin (6/7/2026) sekitar pukul 13.00 Wita. Setibanya di rumah, ia mendapati seluruh pintu dalam keadaan terkunci dari dalam.
“Korban diketahui tinggal seorang diri di rumah selama istrinya berada di Kota Kendari sejak 26 Juni 2026. Saat kembali, istrinya mendapati seluruh pintu rumah terkunci dari dalam dan sempat mencari informasi kepada keluarga maupun warga sekitar mengenai keberadaan korban, namun tidak ada yang mengetahui,” ujar IPTU Jufri.
Keesokan harinya, Selasa (7/7/2026) sekitar pukul 09.00 Wita, RN kembali mendatangi rumah dan mencium aroma tidak sedap yang berasal dari dalam rumah. Ia kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Pemerintah Desa Lasalepa untuk dilakukan pengecekan bersama.
Perangkat desa bersama masyarakat kemudian mendatangi lokasi. Karena seluruh pintu masih terkunci dari dalam dan tidak ada akses masuk, warga akhirnya membuka paksa pintu belakang rumah dengan disaksikan oleh istri korban. Setelah berhasil masuk, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi terbaring di dalam kamar.
“Dari hasil pemeriksaan awal di tempat kejadian perkara, tidak ditemukan tanda-tanda yang mengarah pada dugaan tindak pidana,” kata IPTU Jufri.
Berdasarkan keterangan keluarga dan warga sekitar, korban diketahui memiliki riwayat penyakit tuberkulosis (TB) dan asma serta masih menjalani pengobatan. Warga juga menyebut korban sudah beberapa hari tidak terlihat beraktivitas di sekitar rumah.
Sekitar pukul 11.30 Wita, Tim Inafis Polres Muna bersama personel Polsek Tampo mengevakuasi jenazah ke RSUD dr. Baharuddin, M.Kes untuk menjalani pemeriksaan medis (visum) guna memastikan penyebab pasti kematian.
“Untuk penyebab pasti kematian korban masih menunggu hasil pemeriksaan medis. Pihak keluarga telah menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan tidak mengajukan keberatan atas meninggalnya korban,” jelas IPTU Jufri.
Polres Muna mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap warga yang tinggal seorang diri, khususnya yang sedang mengalami sakit.
“Kami mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada aparat pemerintah setempat maupun pihak kepolisian apabila mengetahui adanya warga yang tinggal sendiri,” pungkasnya. (**)
Comment