EDISIINDONESIA.id– Kasus pencurian disertai kekerasan yang berakhir tragis dengan nyawa melayang menimpa seorang perempuan lanjut usia di kawasan Rumbai, Pekanbaru, berhasil diungkap kepolisian dalam waktu singkat.
Empat orang pelaku telah diamankan, termasuk mantan menantu korban yang diduga bertindak sebagai otak utama peristiwa keji tersebut.
Keempat pelaku yang berhasil ditangkap masing-masing berinisial AFT (perempuan), RS (laki-laki), DN (perempuan), dan HS (laki-laki). Polisi menetapkan AFT sebagai dalang di balik rencana serta pelaksanaan aksi pembunuhan dan perampokan itu.
Salah satu hal yang sangat menyayat hati dan dianggap tak berperikemanusiaan adalah cara AFT mendekati korbannya. Ia yang tak lain adalah mantan menantu korban, justru bersikap sangat ramah bahkan sempat menyalami nenek tersebut sebelum aksi kejahatan dimulai.
Sikap itu membuat korban tidak menaruh curiga sedikit pun dan memudahkan pelaku untuk masuk ke dalam rumah.
Begitu berada di dalam, RS bertindak sebagai eksekutor utama yang langsung menghabisi nyawa korban dengan cara memukul menggunakan balok kayu. Sementara itu, DN ikut masuk ke rumah untuk membantu kelancaran aksinya, dan HS bertugas mengambil serta menggasak barang-barang milik korban.
Usai melakukan aksinya, keempat pelaku berusaha melarikan diri sejauh mungkin. Namun, upaya mereka tidak membuahkan hasil karena kepolisian berhasil melacak keberadaan mereka hingga ke dua provinsi berbeda.
Dua pelaku ditangkap di wilayah Aceh Tengah, Provinsi Aceh, sedangkan dua lainnya diamankan di Kota Binjai, Sumatera Utara. Dari foto yang beredar, terlihat kaki keempat tersangka diperban, yang diduga akibat luka-luka yang dialami saat mereka mencoba meloloskan diri dari kejaran petugas.
Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Muharman Arta, membenarkan penangkapan tersebut. Ia menjelaskan bahwa aparat kepolisian melakukan tindakan tegas namun terukur saat penggerebekan karena para tersangka sempat melawan dan berusaha kabur.
“Alhamdulillah, tim gabungan Resmob Jatanras Polda Riau bersama Sat Reskrim Polresta Pekanbaru berhasil mengamankan keempat pelaku kasus pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia di wilayah Rumbai,” ungkap Muharman Arta pada Sabtu malam, 2 Mei 2026.(edisi/jpc/fajar)
Comment