KENDARI, EDISIINDONESIA.id– Destinasi wisata unggulan Kota Kendari, Pantai Nambo, terus menunjukkan tren positif kunjungan wisatawan sepanjang tahun 2026. Berdasarkan data Dinas Pariwisata Kota Kendari per tanggal 2 April 2026, jumlah kunjungan telah mencapai 24.140 orang, atau setara dengan capaian realisasi sebesar 54,21 persen.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Kendari, Hermawaty, menyatakan capaian tersebut menjadi indikator kuat meningkatnya minat masyarakat terhadap sektor pariwisata daerah, khususnya wisata bahari. Angka yang telah melampaui setengah dari target sebelum pertengahan tahun ini menjadi bukti optimisme kebangkitan pariwisata di Bumi Danau Tadulako.
“Tren kunjungan wisatawan terus bergerak positif. Ini menandakan Pantai Nambo semakin diminati sekaligus memperkuat posisi Kendari sebagai kota tujuan wisata,” ujar Hermawaty.
Destinasi Andalan dengan Sejarah Panjang
Terletak di Kelurahan Nambo, sekitar 12–15 kilometer dari pusat kota, Pantai Nambo menawarkan keindahan pasir putih, ombak yang tenang, dan panorama laut yang sangat cocok untuk rekreasi keluarga.
Sejak dikembangkan pada akhir 1990-an dan resmi dikomersialkan pada 2003, destinasi ini terus berbenah. Kini, berbagai fasilitas penunjang kenyamanan wisatawan telah tersedia lengkap, mulai dari gazebo, area parkir luas, panggung pertunjukan, mushola, hingga pusat kuliner dan ruang publik yang representatif. Selain keindahan alam, kearifan budaya lokal masyarakat pesisir juga menjadi daya tarik tersendiri.
Siap Sambut Delegasi Internasional
Meningkatnya popularitas Pantai Nambo sejalan dengan persiapan Kota Kendari sebagai tuan rumah United Cities and Local Governments Asia-Pacific (UCLG ASPAC) 2026 yang akan digelar pada 6–10 Mei mendatang.
Pemerintah Kota bersama Pemerintah Provinsi terus mematangkan lokasi-lokasi strategis, dan Pantai Nambo ditetapkan sebagai salah satu venue utama kegiatan tersebut. Penempatan ini dinilai sangat strategis karena mampu menampilkan identitas Kendari sebagai kota pesisir yang kaya akan wisata bahari, budaya, dan ekonomi kreatif.
“Momentum ini diharapkan menjadi ajang promosi global bagi pariwisata Kota Kendari sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal,” tambahnya.
Dorong Kendari Jadi Kota MICE
Dinas Pariwisata menilai, penyelenggaraan UCLG ASPAC 2026 menjadi peluang emas untuk memperkuat citra Kendari sebagai kota Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) bertaraf internasional.
Dengan dukungan data kunjungan yang terus naik dan event skala global, Pantai Nambo diproyeksikan menjadi wajah utama pariwisata daerah di hadapan delegasi dari berbagai negara Asia Pasifik. Pemerintah optimistis sinergi ini akan membawa dampak positif jangka panjang bagi ekonomi, promosi budaya, dan investasi di Kota Kendari.(**)
Comment