Empat Jukir di Kendari Dikeroyok, Diduga Gegara Rebutan Lahan Parkir

KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Empat orang juru parkir (Jukir) didepan toko najwa hijab yang beralamat di Jalan Ahmad Haris Nasution, Kelurahan Lalolara, Kecamatan Kambu, Kota Kendari, menjadi korban penganiayaan oleh sekelompok pria, Senin (16/3/2026). Pengeroyokan tersebut diduga akibat perebutan lahan parkir.

Peristiwa ini bermula saat salah satu terduga pelaku memarkir motor bukan dilokasi yang diperuntukkan dan menanyakan izin dari para jukir.

Komandan Tim Perintis Presisi Ditsamapta Polda Sultra, Bripka Boy Sagita, mengatakan bahwa salah seorang jukir yang langsung menegur terduga pelaku untuk memarkir motor dilokasi yang telah ditentukan.

Lanjut, kata dia, tidak terima dengan teguran tersebut, terduga pelaku segera memanggil rekan-rekannya sekitar sepuluh orang dan langsung melakukan penganiayaan.

“Karna tidak terima ditegur ini pelaku dia panggil teman-temannya. Datanglah teman-temannya gerombolan itu bersenjatakan sajam, balok, helm melakukan penganiayaan kepada satu orang dulu,” kata Boy saat dikonfirmasi media ini.

Tak tega melihat rekannya dikeroyok, dua orang jukir lainnya segera membantu melerai. Namun sialnya, justru mereka ikut dianiaya oleh kelompok pria tersebut.

“Karna dilokasi ada juga temannya tiga orang, tiga orang temannya ini langsung datang bantu temannya ini ikut juga dianiaya,” ujarnya.

Boy menambahkan, akibat pengeroyokan tersebut, para korban mengalami luka dibagian bibir dan kepala. Sementara para terduga pelaku sedang dilakukan pengejaran.

Setelah peristiwa tersebut, empat orang korban segera dibawa ke Mako Polresta Kendari untuk membuat laporan kepolisian agar para terduga pelaku segera diproses berdasarkan hukum yang berlaku.

“Saat ini korban kita bawa di Polresta Kendari untuk membuat laporan resmi atas kejadian tersebut,” pungkasnya. (**)

Comment