Wamen PKP Tinjau Program BSPS dan Penataan Kawasan Pesisir Kendari, Wali Kota Siska Dorong Revitalisasi Permukiman

KENDARI, EDISIINDONESIA.id- Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Fahri Hamzah, melakukan kunjungan langsung ke lokasi rumah penerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Jalan Durian, Kelurahan Wua-wua, Kecamatan Wua-wua, Kendari, Kamis (05/03/2026). Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan kerja di Kota Kendari yang bertujuan untuk memastikan program pemerintah berjalan efektif dan tepat sasaran.

Program BSPS adalah inisiatif pemerintah yang memberikan bantuan kepada masyarakat berpenghasilan rendah untuk meningkatkan kualitas rumah tidak layak huni menjadi hunian yang lebih sehat, aman, dan layak huni melalui pembangunan atau perbaikan secara swadaya oleh masyarakat sendiri.

Selain meninjau rumah penerima BSPS, rombongan juga mengunjungi kawasan kumuh di Jalan Bhayangkara Bahari, Kecamatan Abeli, serta Ruang Terbuka Hijau (RTH) Papalimba, yang menjadi salah satu fokus penataan kawasan pesisir di kota ini.

Dalam kunjungan tersebut, Fahri Hamzah menyoroti pentingnya penataan kawasan pesisir yang selama ini identik dengan permukiman kumuh. Ia menegaskan bahwa kawasan pesisir seharusnya bisa diubah menjadi lingkungan yang bersih, tertata, sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat sekitar.

“Indonesia memiliki sekitar 12.781 kawasan pesisir yang dihuni masyarakat. Jika kawasan ini ditata dengan baik, tidak lagi identik dengan kumuh, melainkan menjadi kawasan yang bersih, tertata, dan menarik,” ujar Fahri saat meninjau lokasi.

Wamen Fahri juga menambahkan bahwa pemerintah pusat melalui program nasional telah menyiapkan anggaran untuk penataan kawasan nelayan di berbagai daerah. Ia menyebutkan, sekitar 1.000 kawasan nelayan akan didukung melalui program Kampung Nelayan Merah Putih, agar kawasan pesisir tidak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga mampu berkembang menjadi destinasi wisata berbasis lingkungan.

Sementara itu, Wali Kota Kendari, Hj. Siska Karina Imran, menyambut baik perhatian pemerintah pusat terhadap penataan kawasan permukiman dan pesisir di Kota Kendari. Ia menegaskan bahwa kawasan pesisir di Kendari tidak hanya menjadi tempat tinggal masyarakat nelayan, tetapi juga memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai ruang publik dan destinasi wisata yang menarik.

“Pemerintah Kota Kendari berkomitmen untuk terus memperbaiki kualitas kawasan pesisir dan permukiman masyarakat melalui penataan lingkungan, peningkatan sanitasi, serta pengelolaan sampah yang lebih baik,” tegas Siska.

Kunjungan kerja ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat penanganan kawasan kumuh sekaligus mendorong pengembangan kawasan pesisir yang lebih tertata, sehat, dan produktif bagi masyarakat.(**)

Comment