MUNA, EDISIINDONESIA.id – Dalam rangka meningkatkan produksi perikanan budidaya khususnya komoditas rumput laut, Direktorat rumput laut Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI akan melaksanakan pengembangan usaha pembudidaya komoditas tersebut.
Berkaitan dengan hal itu, melalui kegiatan bantuan sarana dan prasarana (sarpras) pada kelompok masyarakat tahun anggaran 2026, rencana bantuan menyasar 12 daerah di Indonesia salah satunya Kabupaten Muna.
Bantuan tersebut akan disampaikan dalam bentuk paket budidaya rumput laut berupa Kebun Bibit Rumput Laut (KBRL) komoditas cottoni dan Glacillaria (jenis rumput laut merah).
Kepala Dinas (Kadis) Kelautan dan Perikanan (KP) Muna, Akira membenarkan informasi tersebut. Ia mengatakan, saat ini masih dalam tahap evaluasi kelompok.
“Belum sampai penggelotoran bantuannya. Kemarin mereka (KKP) minta dokumen kelompok,” ujarnya.
Kadis Akira menyampaikan, sebelumnya personel KKP sudah datang tinjau lokasinya. Namun, ketika dikonfirmasi lokasi dimaksud berada di desa mana, Akira tidak memberikan jawaban.
Adapun syarat penerima bantuan yaitu terdaftar di Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten/Kota, memiliki luas perairan laut minimal 5 hektar untuk paket KBRL dan minimal 1 hektar lahan tambak untuk paket Gracillaria per pokdakan. (**)
Comment