BOMBANA, EDISIINDONESIA.id β Akses transportasi laut di Pulau Kabaena, Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali menuai sorotan. Seorang pasien yang hendak dirujuk ke rumah sakit terpaksa diangkut menggunakan kapal kayu tanpa atap dan dinding pelindung, Minggu (18/1/2026).
Kondisi tersebut terekam dalam sebuah video amatir berdurasi 38 detik yang beredar luas di media sosial. Dalam video itu terlihat pasien terbaring di atas perahu kayu terbuka, tanpa perlindungan dari terik matahari maupun hujan saat menempuh perjalanan laut.
Terdengar suara seorang warga yang menyuarakan kekecewaannya terhadap kondisi tersebut. Ia secara langsung menyampaikan harapannya kepada pemerintah daerah.
βHee Bupati Bombana lihat ini warga Kabaena yang dirujuk perahunya tidak pake tenda pak Bupati, Wakil Bupati, lihat ini warga Kabaena yang dirujuk,β ucap warga dalam rekaman video.
Peristiwa ini menjadi ironi di tengah harapan masyarakat akan pelayanan kesehatan dan sarana transportasi yang layak.
Warga Kabaena menilai kondisi tersebut mencerminkan kurangnya perhatian pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat kepulauan, khususnya dalam hal transportasi laut untuk keperluan darurat medis.
Selain itu, dalam video tersebut warga juga menyinggung peran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bombana yang dinilai belum maksimal dalam menyampaikan dan memperjuangkan aspirasi masyarakat kepulauan kepada pemerintah daerah.
Masyarakat berharap pemerintah segera turun tangan dengan menyediakan armada transportasi laut yang aman dan layak, terutama untuk keperluan rujukan pasien agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Anggota Komisi III DPRD Sultra Andi Syarifuddin mengatakan bahwa masalah tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk disampaikan kepada pemerintah provinsi (Pemprov).
“Dan yang jelas itu apa namanya evaluasi kita untuk bisa masyarakat Kabaena itu bisa diprogramkan di provinsi nanti,” katanya saat dihubungi media ini.
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, media ini masih berupaya melakukan konfirmasi kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Bombana guna memperoleh keterangan resmi terkait kondisi transportasi laut di Pulau Kabaena serta langkah yang akan diambil ke depan.(**)
Comment