KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Panitia Kerja (Panja) Pemilihan Umum Raya (Pemira) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Halu Oleo (UHO) membuka kesempatan bagi pasangan calon (paslon) yang merasa tidak puas atas hasil rekapitulasi suara untuk mengajukan gugatan ke Mahkamah Sengketa Organisasi Kemahasiswa (MSOK), Jumat (19/12/2025).
Ketua Panja Pemira UHO, Prof. Amrullah Pagala, menyatakan bahwa mekanisme penyelesaian sengketa telah disiapkan sebagai bagian dari tahapan pasca rekapitulasi. Ia menegaskan, setiap paslon yang merasa dirugikan dipersilakan menempuh jalur tersebut sesuai peraturan yang berlaku.
“Bagi yang merasa ada ketidakadilan, kita punya mekanisme. Ada Tim Sembilan yang disebut Tim MSOK, merekalah yang akan menggelar persidangan,” ujar Amrullah kepada media ini.
Dalam proses persidangan, lanjut Amrullah, paslon yang mengajukan gugatan wajib menyertakan fakta dan bukti kuat untuk ditelaah dan dipertimbangkan oleh Tim MSOK sebelum diputuskan.
Ia juga menilai dinamika Pemira BEM UHO tahun 2025 berlangsung kondusif dan damai, berbeda dengan pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya yang kerap diwarnai ketegangan.
“Alhamdulillah Pemira tahun ini berjalan dengan baik dan kondusif. Kami berharap situasi seperti ini dapat terus terjaga pada Pemira tahun-tahun mendatang,” ujarnya.
Amrullah berharap kedewasaan dalam berdemokrasi di kalangan mahasiswa UHO semakin meningkat dan menjadi contoh positif bagi proses demokrasi kampus ke depan.
“Mudah-mudahan ini menjadi barometer tingkat kesadaran mahasiswa untuk lebih dewasa dalam berdemokrasi,” tutupnya.
Sebagaimana diketahui dari berita acara yang dikeluarkan Komisi Pemilihan Umum Raya Mahasiswa (KPURM), pasangan calon nomor urut 3, Fitriyah Nurainun Natiq Mapatarani – Nia Astarina, berhasil meraih suara terbanyak dengan total 9.390 suara.
Posisi kedua ditempati pasangan nomor urut 2, Muhammad Fauzan Muhaimin Purnaramadhan – Hermin, dengan perolehan 6.666 suara. Disusul pasangan nomor urut 4, La Ode Aprianto Yusuf – La Ode Muhammad Amal Muliyawan, di posisi ketiga dengan 5.022 suara.
Sementara itu, pasangan nomor urut 1, Rahmat Hidayat – Nisrawati, berada di posisi keempat dengan 4.657 suara, dan pasangan nomor urut 5, Argan – Fadillah Ilmiah, menempati posisi terakhir dengan perolehan 237 suara. (**)
Comment