EDISIINDONESIA.id- Bukan di Menteng, bukan pula di Pondok Indah, tapi di sebuah rumah sederhana, kisah rumah tangga Karin dan Donwori bermula. Awalnya, kehidupan mereka adem ayem bak sinetron keluarga bahagia. Namun, siapa sangka, badai perselingkuhan dan “jajan” menghantam biduk rumah tangga mereka.
Dari pernikahan tersebut, Karin dan Donwori dikaruniai seorang anak. Awalnya, semua berjalan harmonis tanpa ada drama. Kalaupun ada beda pendapat, biasanya langsung kelar tanpa perlu episode panjang.
Namun, semua berubah sejak awal tahun 2022. Karin merasa keharmonisan rumah tangganya mulai retak. Cekcok dan pertengkaran jadi menu sehari-hari. Usut punya usut, Donwori ketahuan selingkuh dengan Sephia, teman sekantornya.
“Saya sampai bingung, sudah selingkuh, masih saja jajan, masak kurang?!” ujar Karin dengan nada kesal.
Ternyata, Donwori juga hobi “jajan” kepada wanita yang ia kenal lewat aplikasi kencan. Waduh, double kill!
Meski sempat bertengkar hebat, Karin mencoba memaafkan Donwori dengan harapan ia bisa berubah. Namun sayang, harapan itu pupus dalam waktu singkat. Dua bulan kemudian, Donwori kembali ketahuan “jajan” kepada wanita lain.
Tak hanya itu, Donwori juga ketahuan menggadaikan emas perhiasan milik orang tua Karin. Bahkan, nama Karin dicatut sebagai jaminan pinjaman uang yang dia sendiri tidak tahu untuk apa. “Saat saya tanya, jawabnya mesti ada saja,” imbuh Karin.
Puncaknya terjadi pada November 2024. Karin dan Donwori terlibat cekcok karena masalah sepele. Namun, kali ini Donwori melakukan KDRT dengan menampar pipi Karin. Sejak saat itu, Karin memutuskan untuk menggugat cerai Donwori ke Pengadilan Agama (PA) Surabaya.
Kini, Karin harus berjuang sendiri demi masa depan anaknya. Sementara Donwori, mungkin sedang sibuk mencari “jajanan” baru. Semoga saja ia segera sadar dan kembali ke jalan yang benar.(edisi/radarsurabaya)
Comment