Jeritan dari Hutan Lambusango: Satwa Endemik Terancam, Mafia Kayu Berpesta, Negara Kemana?

BUTON, EDISIINDONESIA.id– Hutan Lambusango, kawasan konservasi penting di Buton, Sulawesi Tenggara, yang dikenal sebagai habitat satwa endemik Sulawesi, kini menghadapi ancaman serius akibat maraknya aktivitas illegal logging. Kawasan yang dijuluki “paru-paru dunia” ini terancam hancur akibat praktik penebangan liar yang terorganisir.

Komunitas Pecinta Alam (KPA) Tarsius Kapontori mengungkap adanya jaringan pencuri kayu yang beroperasi secara sistematis di dalam kawasan konservasi. Mereka menebang pohon-pohon besar dengan dalih mencari penghidupan, namun di baliknya terdapat bisnis gelap bernilai ekonomi tinggi.

Ketua KPA Tarsius Kapontori, Rusdin, menyatakan timnya menemukan enam titik koordinat penebangan liar di dalam Hutan Lambusango. Di lokasi tersebut, ditemukan bekas tebangan pohon berdiameter besar, sisa pembakaran tunggul kayu, serta jalur pikulan yang digunakan untuk mengangkut hasil tebangan.

“Kayu-kayu besar ditebang secara sistematis dan diangkut melalui jalur tersembunyi menggunakan kendaraan. Ini bukan lagi sekadar mencari kayu untuk kebutuhan rumah, tapi bisnis kayu ilegal yang dikelola dengan rapi,” tegas Rusdin, Kamis (11/11/2025).

Rusdin menambahkan, para pelaku seringkali berdalih mencari kayu untuk kebutuhan rumah tangga atau pembuatan perahu, namun kenyataannya kayu-kayu tersebut dijual ke luar daerah dengan harga tinggi. “Alasan itu hanya topeng untuk menutupi praktik ilegal mereka,” ujarnya.

Lebih lanjut, Rusdin mengungkap adanya indikasi keterlibatan pihak berpengaruh yang melindungi aktivitas illegal logging ini. “Kami menduga ada konflik kepentingan yang membuat penegakan hukum tidak berjalan. Setiap laporan masyarakat seolah hilang tanpa tindak lanjut,” ungkapnya.

KPA Tarsius Kapontori telah melaporkan temuan ini ke Polsek Kapontori pada Rabu, 5 November 2025, dan memberikan keterangan pada Senin, 10 November 2025. Mereka berharap aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan Kementerian Lingkungan Hidup segera turun tangan untuk menyelamatkan Hutan Lambusango yang menjadi habitat berbagai satwa endemik Sulawesi, termasuk anoa dan kuskus.

“Kami mendesak tindakan nyata dari pihak berwenang. Jangan biarkan Hutan Lambusango hancur dan satwa endemik Sulawesi punah karena keserakahan segelintir orang,” pungkasnya.(**)

Comment