Kadin Kendari Resmi Dilantik: Fokus Ekonomi Mandiri dan Pemanfaatan Anjungan Teluk Kendari

KENDARI, EDISIINDONESIA.id-Pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Kendari periode 2024-2029 secara resmi dikukuhkan. Acara pengukuhan yang berlangsung di Hotel Claro Kendari ini, dirangkaikan dengan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang mengusung tema “Menata Dunia Usaha Menuju Ekonomi Daerah yang Maju, Mandiri, dan Berdaya Saing”.

Ketua Kadin Kota Kendari, Fadli Tanawali, mengungkapkan bahwa kepengurusan kali ini didominasi oleh pengusaha lokal. Salah satu langkah strategis yang akan diambil adalah memanfaatkan potensi wisata Anjungan Teluk Kendari untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Salah satunya, kita akan memanfaatkan revitalisasi Anjungan Teluk Kendari,” ujar Fadli.

Selain itu, Kadin juga akan berfokus pada optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Saat ini, Kadin Kota Kendari telah membina sekitar 700 pengusaha UMKM di bidang olahan dan kuliner, yang juga telah menerima bantuan modal dan pengurusan legalitas badan usaha.

Ketua Kadin Sulawesi Tenggara (Sultra), Anton Timbang, menyoroti pentingnya mengatasi masalah modal dan pemasaran yang sering dihadapi pengusaha.

Ia menekankan agar produk lokal tidak hanya dipasarkan di Kendari, tetapi juga didistribusikan secara nasional. Anton juga mengajak Kadin untuk berkolaborasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang signifikan.

Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman, menyatakan bahwa Pemkot Kendari siap berkolaborasi dengan Kadin dan telah bersepakat untuk menjadwalkan pertemuan guna membahas program kerja Kadin dalam upaya meningkatkan perekonomian Kota Kendari.(**)

Comment