Terminal Lacaria di Lasusua Rusak Padahal Belum Digunakan, Anggaran Rp3 Miliar Terbuang Sia-sia

KOLUT, EDISIINDONESIA.id – Terminal Tipe B Lacaria di Kecamatan Lasusua, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Sulawesi Tenggara (Sultra) sudah mengalami kerusakan padahal belum pernah digunakan.

Terminal yang dibangun dengan anggaran hampir Rp3 miliar ini tampak memprihatinkan dengan kondisi atap yang sudah rusak. Padahal, terminal ini baru diresmikan oleh Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, beberapa bulan lalu dan belum sama sekali beroperasi.

Selain itu, terminal yang dibangun menggunakan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) 2024 senilai Rp2,79 miliar ini masih terlihat sepi dan belum berfungsi optimal.

Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa terminal yang diresmikan pada Sabtu, 8 Maret 2025 ini tampak lengang dan minim aktivitas. Kondisi ini tentu saja menuai sorotan dari masyarakat setempat, salah satunya Rizal.

“Sepi sekali, padahal sudah diresmikan oleh Pak Gubernur beberapa waktu lalu,” ujar Rizal.

Rizal berharap pemerintah daerah dan dinas terkait segera mengambil tindakan nyata untuk menghidupkan kembali Terminal Lacaria. Menurutnya, keberadaan terminal seharusnya memberikan manfaat ekonomi serta mempermudah mobilitas masyarakat, bukan malah terbengkalai.

“Setidaknya harus ada aktivitas. Sangat disayangkan jika sudah dibangun dengan anggaran yang besar, tetapi tidak dimanfaatkan,” tambahnya.

Saat peresmian, Andi Sumangerukka menekankan bahwa Terminal Lacaria harus dikelola dengan baik dan dilengkapi dengan fasilitas yang memadai agar dapat menarik minat pengguna jasa transportasi.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pihak terkait dalam mengoptimalkan pemanfaatan terminal.

“Terminal ini jangan hanya diresmikan lalu dibiarkan begitu saja. Saya meminta agar fasilitas dilengkapi supaya terminal ini punya daya tarik dan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” tegas Andi. (**)

Comment