KENDARI, EDISIINDONESIA.id- Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, mewajibkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, untuk melaksanakan kegiatan mengaji setiap hari Jumat.
“Kami akan buat jadwal khusus dan menempatkan beberapa puluh pengajar atau guru mengaji di Pemerintah Kota Kendari,” ujar Siska saat ditemui di Kendari, Jumat.
Kegiatan mengaji ini bertujuan agar seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Muslim dapat membaca Al-Quran sebagai pedoman utama dalam bekerja. “Dengan menekuni Al-Quran, Insya Allah setiap langkah kita ke depan akan memiliki dasar dan berpedoman pada Al-Quran,” katanya.
Pemerintah kota akan membuat jadwal bergilir untuk setiap OPD agar dapat mengaji bersama setiap Jumat atau pada momen-momen perayaan tertentu. Siska Karina menambahkan bahwa pemerintah kota telah menyediakan tenaga pengajar guru mengaji di seluruh kelurahan se-Kota Kendari.
Pada tahap awal, pemerintah kota telah memberikan pelatihan peningkatan kapasitas kepada 143 guru mengaji. Program ini akan terus dilanjutkan hingga mencapai target 1.000 tenaga pengajar guru mengaji yang tersebar di seluruh Kendari.
Siska Karina juga meminta para guru mengaji yang telah dilatih untuk memberikan pembelajaran tidak hanya kepada masyarakat, tetapi juga kepada para ASN di lingkungan pemerintah kota. “Jangan hanya masyarakat yang kita minta untuk bisa mengaji, sementara pemerintahnya terbata-bata membacanya,” tegasnya.
Program peningkatan kapasitas 1.000 tenaga pengajar guru mengaji ini menjadi perhatian utama karena sejalan dengan program dan visi-misinya untuk menjadikan Kota Kendari sebagai kota layak huni, semakin maju, berdaya saing, adil, sejahtera, dan berkelanjutan.
Menurutnya, program ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memastikan bahwa makna Al-Quran terus diajarkan sebagai pedoman hidup masyarakat sehari-hari.(edisi/antara)
Comment