KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Asisten I Sekretaris Daerah (Setda) Kota Kendari, Maman Firmansyah, membuka Pelatihan Cara Mengelola Sumber Pangan Lokal yang digelar oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Kendari.
Kegiatan ini mengusung tema Pengaruh Motivasi Berwirausaha dalam Menggali Potensi Pangan Lokal untuk Ketahanan Gizi Keluarga terhadap Pertumbuhan Usaha UMKM melalui Goal Setting Tahun 2025.
Asisten I Setda Kota Kendari Maman Firmansyah dalam sambutannya, menegaskan pentingnya peran wirausaha lokal, khususnya para pelaku UMKM, dalam menciptakan usaha berbasis sumber daya lokal.
“Motivasi berwirausaha merupakan dorongan internal yang mendorong seseorang untuk menciptakan usaha dengan memanfaatkan peluang sekitar. Ini termasuk keberanian mengambil risiko, berinovasi, dan memiliki orientasi pada hasil,” ujarnya.
Lebih lanjut, Maman menggarisbawahi keterlibatan perempuan dalam dunia usaha. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya untuk mendukung ibu-ibu dalam pengelolaan pangan lokal, tetapi juga mendorong mereka berdaya secara ekonomi.
“Kita tidak ingin ibu-ibu hanya tinggal di rumah. Mereka bisa berkontribusi menghasilkan pendapatan dan meningkatkan ketahanan keluarga melalui wirausaha,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Bidang Ekonomi DWP Kota Kendari, Aisyah Jarnalis, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan program tahunan yang difokuskan pada pemberdayaan perempuan, terutama anggota DWP dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan kecamatan.
Ia menekankan pentingnya pemahaman terhadap pangan lokal seperti sagu, jagung, dan ubi yang bisa menjadi alternatif pengganti nasi.
“Pangan lokal tidak hanya bergizi, tapi juga bisa membantu mencegah penyakit seperti diabetes dan stunting pada anak. Kami ingin para ibu memahami bahwa kenyang tidak harus dari nasi,” ujar Aisyah.
Ia juga menyebutkan bahwa ke depan pelatihan akan diperluas agar langsung melibatkan pelaku UMKM pangan lokal secara lebih intensif.
Dengan pelatihan ini, diharapkan para peserta mampu menjadi agen perubahan dalam keluarga dan komunitas masing-masing, serta mendorong terciptanya UMKM yang tangguh berbasis pangan lokal.
Pemerintah Kota Kendari juga menargetkan terciptanya ekosistem pangan lokal yang lebih kuat sebagai bagian dari ketahanan pangan dan ekonomi daerah. (**)
Comment