KENDARI, EDISIINDONESIA.id- Rentetan kecelakaan kerja di PT. Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) dan PT. Obsidian Stainless Steel (OSS) Konawe dalam sepekan terakhir telah menimbulkan keprihatinan mendalam. Ketua DPD Kesatuan Serikat Pekerja Nasional (KSPN) Konawe, Yopi Wijaya Putra, menyatakan bahwa insiden tragis ini bukanlah kejadian isolasi, melainkan akibat dari permasalahan sistemik dalam manajemen perusahaan.
Yopi menunjuk lemahnya manajemen dan lingkungan kerja sebagai causa prima kecelakaan beruntun tersebut. Ia menyoroti peningkatan jumlah kecelakaan kerja dalam periode waktu tertentu sebagai bukti nyata permasalahan ini.
Aspek krusial yang diidentifikasi meliputi lemahnya kepemimpinan dan pengawasan lapangan, standar kerja yang tidak memadai, kondisi lingkungan kerja yang tidak layak, dan minimnya koreksi terhadap kesalahan sebelumnya. Akumulasi masalah ini, menurutnya, telah memicu efek domino yang berujung pada peningkatan korban jiwa.
KSPN Konawe mendesak manajemen PT. VDNI dan PT. OSS untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem manajemen mereka. Mereka meminta penerapan pendekatan komprehensif untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat dan produktif, termasuk mengikuti audit dan sertifikasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3).
Selain itu, KSPN Konawe juga mendesak Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Sulawesi Tenggara untuk melakukan inspeksi dan investigasi secara transparan dan menindak tegas jika ditemukan pelanggaran hukum ketenagakerjaan yang berkontribusi pada kecelakaan kerja tersebut.(**)
Comment