Rangkaian Capaian BNN Kota Kendari 2024, Dari Edukasi Hingga Deteksi Dini

KENDARI, EDISIINDONESIA.id– Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kendari terus memperkuat berbagai upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika sepanjang tahun 2024.

Langkah-langkah tersebut disampaikan langsung oleh Kepala BNN Kota Kendari, AKBP Mohamad Dafi Bastomi, saat menggelar pers rilis akhir tahun, Selasa (24/12/2024).

Tim Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNN Kota Kendari telah menjalankan berbagai program edukasi yang bertujuan membangun ketahanan keluarga terhadap ancaman narkoba.

Salah satunya adalah melalui kegiatan intervensi program ketahanan keluarga anti narkoba, yang dirancang untuk meningkatkan kesadaran dan daya tahan keluarga sebagai unit terkecil masyarakat terhadap bahaya penyalahgunaan narkotika.

Tak hanya itu, BNN Kota Kendari juga aktif melibatkan kalangan muda dalam upaya pencegahan. Program pelatihan remaja teman sebaya menjadi salah satu andalan, yang bertujuan menjadikan remaja sebagai agen perubahan dalam lingkungan mereka.

Dalam rangka deteksi dini, BNN Kota Kendari telah melaksanakan tes urin terhadap 567 orang dari berbagai kalangan.

“Di instansi pemerintah ada sekitar 456 orang. Kemudian dunia usaha dan wisata 81 orang dan masyarakat 30,” ungkap AKBP Mohamad Dafi Bastomi.

Langkah ini menunjukkan komitmen BNN untuk memastikan lingkungan kerja dan komunitas bebas dari pengaruh narkotika.

Selain itu, BNN Kota Kendari juga membentuk penggiat anti narkoba di tengah masyarakat, yang jumlahnya telah mencapai 50 orang pada tahun ini.

Menurut AKBP Mohamad Dafi Bastomi, peran sebagai penggiat anti narkoba bukanlah tugas yang mudah dan memerlukan penerimaan serta dukungan penuh dari masyarakat.

“Ini juga perlu penerimaan dari masyarakat. Karna menjadi penggiat anti narkoba tidaklah mudah,” ujarnya.

Ke depan, BNN Kota Kendari berencana untuk melibatkan seluruh elemen masyarakat dalam gerakan ini. Langkah ini diyakini dapat memperkuat sinergi antara masyarakat dan BNN dalam menciptakan lingkungan yang bebas narkoba.

“Kedepan kita akan mencoba mengajak masyarakat menjadi komponen penggiat anti narkoba,” Pungkasnya.

Dengan berbagai langkah strategis yang dijalankan, BNN Kota Kendari optimis dapat menciptakan Kota Kendari yang lebih tangguh dalam menghadapi ancaman penyalahgunaan narkotika.(**)

Comment