KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari mencetak 1.103 alumni, dalam wisuda periode Juli-Oktober 2024, yang berlangsung di Auditorium Mokodompit UHO Kendari, Rabu (6/11/2024).
Rektor UHO Kendari, Prof. Dr. Muhammad Zamrun Firihu mengatakan bahwa dalam wisuda periode kali ini ada yang berbeda, dimana untuk pertama kalinya wisuda cuma berlangsung satu hari
“Biasanya itu dua hari tapi untuk wisuda kali ini periode Juli-Oktober 2024 itu cuma satu hari. Hari ini kita mewisuda 1.103 orang yang tersebar di seluruh fakultas di UHO Kendari, 14 fakultas dan 1 program Pascasarjana,” beber Zamrun dalam sambutannya.
Zamrun menjelaskan, pelaksanaan wisuda yang berlangsung hanya satu hari tersebut disebabkan oleh regulasi yang berubah. Dimana sebelumnya, semua ijazah harus mendapatkan penomoran ijazah nasional (pin) yang tidak akan dobel.
“Nah untuk pin itu, kalau dulu sebelum ujian skripsi itu sudah boleh pesan, sekarang tidak boleh lagi, sekarang pin itu akan dipesan pada saat mahasiswa sudah yudisium. Artinya proses semua perkuliahan itu sudah selesai baru boleh pesan pin, sehingga hari ini yang wisuda tidak terlalu banyak,” ungkap Rektor 2 periode ini.
“Kalau dulukan yang penting selesai ujian, yudisium, boleh wisuda. Sekarang tidak lagi, karena banyak hal, setiap tahun proses pembatalan pin itu di UHO Kendari saja itu hampir 200-300 an, itu baru Universitas Halu Oleo, sementara yang ada universitas di seluruh Indonesia, baik negeri maupun swasta itu lebih dari 4000. Jadi kalau misalnya rata-rata batal saja 100, yah silahkan dikali, bagaimana data kita itu harus diperbaiki, makanya ada proses perubahan itu,” tambahnya menjelaskan.
Kedepannya, kata dia pastinya akan ada perbaikan lagi, sehingga proses wisuda akan kembali normal seperti tahun-tahun sebelumnya, yang pasti UHO harus menyesuaikan untuk lebih memberikan layanan yang baik kepada seluruh mahasiswa.
Lanjut Zamrun berpesan kepada seluruh wisudawan dan wisudawati untuk mendukung program Tracer Study Alumni UHO melalui pengisian data di laman tracer.uho.ac.id.
Sebab, Tracer study dijadikan sebagai salah satu indikator kinerja PT, oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Dimana,
Hasil Tracer study tersebut akan membantu UHO dalam mengetahui posisi lulusan yang terserap di dunia kerja serta menyiapkan kompetensi lulusan sesuai dengan yang diperlukan di dunia kerja.
“Partisipasi alumni sangat mendukung kemajuan UHO ke depan,” tutupnya. (**)
Comment