EDISIINDONESIA.id- Sebuah video yang memperlihatkan kegiatan ospek di Politeknik Negeri Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), tengah viral di media sosial.
Dalam video tersebut, seorang mahasiswa senior tampak memarahi mahasiswa baru dengan nada tinggi dan terdengar menyebutkan tentang “meminum oli.”
Video ini diunggah oleh akun X (Twitter) @dhem*** pada Selasa (29/10/2024), dan telah ditonton hingga 1,8 juta kali serta dibagikan lebih dari 1.000 kali.
Humas Politeknik Negeri Kupang (PNK), Angel Sare, menjelaskan bahwa tidak ada perintah untuk meminum oli seperti yang beredar di media sosial.
Menurutnya, instruksi yang diberikan adalah untuk mengoleskan oli di wajah, bukan untuk meminumnya.
“Disampaikan pemimpin kami, dikasih minum oli seperti yang dilontarkan mahasiswa kami itu tidak ada. Iya, untuk oleskan oli di wajah benar, karena mereka sedang bermain outbond,” kata Angel pada Rabu (30/10/2024).
Angel menjelaskan bahwa kegiatan outbond ini merupakan bagian dari Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) yang diselenggarakan sesuai aturan dari Kemendikbudristek.
Acara yang berlangsung di area kampus pada Sabtu (26/10/2024) ini bertujuan mempererat kebersamaan antara mahasiswa senior dan junior.
Ia menambahkan bahwa video tersebut direkam saat mahasiswa baru menjalani permainan di pos terakhir.
“Jadi adiknya itu diberi arahan singgah ke tiap pos. Sampai pos tujuh, di situlah terjadi. Mungkin karena adiknya enggak mau (mengoleskan oli ke wajah), akhirnya kakaknya speak up bahwa mereka dulu minum oli, padahal sebenarnya enggak,” ujarnya. Pernyataan tersebut, menurutnya, muncul karena emosi sesaat.
Setelah video tersebut ramai di media sosial, pihak kampus segera melakukan klarifikasi dengan memanggil mahasiswa senior, mahasiswa baru, dan panitia kegiatan untuk memastikan tidak ada insiden pemaksaan minum oli.
Senada, Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan Jems Sine menjelaskan bahwa kejadian sebenarnya hanyalah instruksi mengoleskan oli di wajah sebagai bagian dari permainan.
Kegiatan ospek di PNK, yang berlangsung setiap Sabtu selama dua bulan, umumnya berjalan lancar dan aman.
Video yang viral ini sebenarnya adalah bagian dari dokumentasi oleh mahasiswa senior yang juga ikut serta dalam kegiatan. (edisi/pojoksatu)
Comment