Kampanye di Mosolo Raya, Rifqi-Farid Disambut Tarian Ngibi

KONKEP, EDISIINDONESIA.id – Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Konawe Kepulauan (Konkep) Rifqi Saifullah Razak dan Muhammad Farid di sambut dengan tarian Ngibi saat menggelar kampanye dialogis di Lapngan Sepakbola Mosolo, Kecamatan Wawonii Tenggara, Kamis (24/10/2024).

Tarian Ngibi sendiri adalah tarian tradisional dari Buton yang dibawakan secara berpasangan oleh penari laki-laki dan perempuan. Tarian ini merupakan ekspresi kegembiraan sebagai bentuk penghargaan masyarakat setempat atas kedatangan tamu yang dihormati.

Paslon yang di usung partai Gerindra, Demokrat, Golkar dan PSI tersebut memiliki akronim ‘Bersafari’ yang berarti Bersama Rifqi Saifullah Razak dan Muhammad Farid.

Rifqi Saifullah Razak membeberkan keseriusannya dalam membangun pulau Wawonii, diantaranya membangun dalam aspek sumber daya manusia. Hal ini dibuktikannya dengan membangun SMA 2 Wawonii Tenggara sewaktu masih menjabat sebagai Anggota DPRD Sultra.

“Sebelumnya SMA 2 yang dibangun di Mosolo Raya. Saya perjuangkan waktu itu, karena SMA 2 ini merupakan kebutuhan dan aspirasi keluarga saya yang ada di Mosolo raya,” ucap Rifqi Saifullah Razak di hadapan ribuan pendukungnya.

Lebih lanjut, Paslon nomor urut 4 itu mengatakan, pembangunan sumber daya manusia pulau Wawonii menjadi program unggulan Bersafari dalam rangka mewujudkan generasi pulau Wawonii yang cerdas, mandiri dan kompetitif.

“Ada beberapa misi yang kita bawah yang salah satunya adalah mendorong pembagunan infrastruktur jalan, jembatan dan perumahan dan melanjutkan program Beasiswa Wawonii Cerdas,” jelasnya.

Eks Anggota DPRD Sultra itu mengungkap, yang tidak luput dari perhatian Bersafari adalah aspek kesehatan, sehingga untuk memastikan itu, Bersafari mencanangkan program yakni satu bidan, satu perawat dalam satu desa.

“Yang kita akan dorong kedepannya yaitu bagaimana kestabilan harga hasil bumi dan hasil perikanan kita. Untuk itu kita akan bentuk koperasi petani dan koperasi nelayan dan Perusda menjadi wadah penampung, supaya tidak banyak pintu lagi kita jual,” bebernya.

Sementara itu, Muhammad Farid memastikan jika Bersafari diamanahkan masyarakat menahkodai pulau Wawonii pada tahun 2026 jalan lingkar pulau Wawonii seluruhnya akan diaspal.

“Ketika kami sudah duduk, kalau pada tahun 2026 Kecamatan Wawonii Tenggara belum hitam di aspal maka saya akan mundur menjadi Wakil Bupati Konkep. Ini adalah janji saya dihadapan seluruh keluarga dan masyarakat Wawonii Tenggara. Kami akan naikkan gaji untuk setiap RT, Bonto, Imam Masjid, Guru ngaji. Untuk masyarakat yang berprofesi sebagai petani dan nelayan kami akan hadir apa yang dibutuhkan petani dan nelayan kita,” tandasnya. (**)

Comment