Lansia Hilang di Perkebunan Sawit Konut, Tim SAR Dikerahkan untuk Pencarian

KONUT, EDISIINDONESIA.id – Seorang pria lanjut usia bernama Abdullah (70), warga Kelurahan Langgikima, Kecamatan Langgikima, Kabupaten Konawe Utara, dilaporkan hilang di area perkebunan kelapa sawit sejak Sabtu 5 Oktober 2024.

Tim SAR dikerahkan untuk melakukan pencarian setelah keluarga korban melaporkan kejadian tersebut pada Kamis (10/10/2024).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin A.S., melalui keterangan persnya, mengungkapkan bahwa informasi pertama diterima oleh Comm Centre KPP Kendari pada pukul 08.25 WITA dari Muhammad Ridwan, kerabat korban.

Berdasarkan laporan tersebut, korban sudah hilang selama beberapa hari, dan upaya pencarian oleh warga setempat belum membuahkan hasil.

“Korban meninggalkan rumah pada Sabtu, 5 Oktober 2024, sekitar pukul 17.00 WITA dan hingga laporan ini diterima, korban belum kembali,” kata Amiruddin.

Lebih lanjut, Amiruddin menjelaskan bahwa tim Rescue Pos SAR Konawe Utara segera diberangkatkan ke lokasi kejadian pada pukul 08.40 WITA, dengan jarak tempuh sekitar 61 kilometer dari Pos SAR.

Tim SAR membawa berbagai peralatan, termasuk Rescue Car, peralatan medis, peralatan evakuasi, dan peralatan komunikasi untuk menunjang operasi pencarian.

Lebih lanjut, Amiruddin juga menjelaskan kronologi hilangnya Abdullah, kejadiannya bermula ketika korban meninggalkan rumah pada sore hari Sabtu lalu, namun tak kunjung kembali.

Pihak keluarga dan warga setempat telah berusaha mencari korban, dan pada Rabu 9 Oktober sekitar pukul 23.00 WITA, sandal milik korban ditemukan di area perkebunan kelapa sawit, yang menjadi titik awal pencarian lebih intensif.

“Temuan sandal tersebut memberikan petunjuk bagi tim kami untuk fokus mencari di sekitar kawasan perkebunan,” jelas Amiruddin.

Hingga saat ini, pencarian terus dilakukan oleh tim SAR dan warga setempat, dengan harapan korban segera ditemukan dalam keadaan selamat.

Pihak KPP Kendari akan terus melakukan koordinasi dengan keluarga korban dan pemerintah setempat untuk memastikan pencarian berjalan optimal. (**)

Comment