KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Kendari menghadirkan inovasi KIC (Kendari Investment Center) guna mengoptimalisasi investasi di Kota Kendari.
KIC ini merupakan hasil dari Proyek Perubahan (Proper) Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II, Kepala DPMPTSP Kota Kendari, Maman Firmansyah.
Juga telah resmi dilaunching oleh Pj Wali Kota Kendari, Muhammad Yusup diwakili Sekda Kota Kendari, Ridwansyah Taridala, Selasa (8/10/2024).
Maman Firmansyah mengatakan bahwa, inovasi ini lahir karena melihat belum optimalnya investasi di kota Kendari. Hal ini dibuktikan, dimana Ini tahun 2023 lalu realisasi investasi hanya Rp 777 miliar, sedangkan di tahun sebelumnya investasi kurang lebih Rp 1,5 triliun.
“Makanya berawal dari situ, kita lihat masalah tersebut sehingga isu yang kita angkat menjadi prioritas kita dalam rangka optimalisasi investasi,” katanya.
Ia membedah kembali dan menemukan bahwa salah satu yang perlu dilakukan berkaitan dengan investasi ini adalah kemudahan bagi para investor.
Karena, terkadang investor ingin menanamkan modal tetapi tidak mendapat informasi-informasi tentang kondisi makro Kota Kendari.
“Kemudian tentang informasi kesesuaian ruang kawasan penataan ruangnya serta informasi-informasi lain terkait peta potensi apa yang ada di kota Kendari. Dari itulah yang mengilhami sehingga kita buat website KIC,” ungkapnya.
“Sehingga masyarakat tidak perlu lagi bertanya-tanya, mau ke mana saya kalau saya mau investasi? sehingga mereka tidak salah jalan dan KIC ini betul-betul aplikasi yang digarap oleh DPMPTSP Kendari,” tambahnya.
Lanjut ia menyampaikan, bahwa melalui layanan KIC ini juga bisa diketahui informasi terkait layanan izin-izin yang sudah dikeluarkan dan basicnya adalah peta Geographic Information System (GIS).
Selain itu juga bisa dilihat mana yang sudah ada Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Izin Mendirikan Bangunan (IMB).
“Jadi di KIC itu kita bekali informasi yang betul-betul dibutuhkan oleh investor, sehingga mereka tidak tersesat dalam rangka mencari ruang-ruang investasi yang ada,” tutupnya. (**)
Comment