KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Sebagai langkah strategis yang bertujuan untuk memperkuat sinergi di bidang pendidikan, Politeknik Tridaya Virtu Morosi (PTVM) dan Universitas Muhammadiyah Kendari (UM Kendari) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU).
Perjanjian ini menandai dimulainya era baru kolaborasi antara kedua institusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, serta pengembangan sumber daya manusia di wilayah Konawe dan sekitarnya.
Penandatanganan MoU dilakukan oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. Ir. H. Muhammad Nurdin dan Direktur Politeknik Tridaya Virtu Morosi, Dr. Ing. Yuliadi Erdani.
Keduanya menekankan pentingnya kerjasama ini sebagai fondasi utama untuk mendorong peningkatan mutu pendidikan, khususnya dalam bidang teknik dan industri.
Rektor UM Kendari, Prof. Dr. Ir. H. Muhammad Nurdin berharap melalui kerjasama ini dapat memberikan dampak signifikan bagi kedua institusi dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan, khususnya di bidang teknik dan industri.
“Dengan adanya MoU ini, kami berkomitmen untuk saling mendukung dalam berbagai program akademik dan penelitian yang bermanfaat,” pungkasnya.
Sementara itu, Direktur PTVM, Dr. Ing. Yuliadi Erdani menambahkan bahwa ruang lingkup MoU ini juga mencakup kolaborasi dalam proyek-proyek penelitian yang relevan dengan kebutuhan industri lokal.
“Dengan adanya MoU ini, kami berharap PTVM dan UM Kendari dapat berkembang secara sinergis dan berkelanjutan,” harapnya.
Dengan ditandatanganinya MoU ini, PTVM dan UM Kendari siap melangkah maju dengan berbagai program kolaboratif yang akan segera direalisasikan.
Kedua institusi berkomitmen untuk terus berinovasi dan berkolaborasi demi kemajuan pendidikan di Indonesia, menjadikan kerjasama ini sebagai pijakan awal menuju masa depan yang lebih cerah.
Untuk diketahui, penandatanganan MoU ini dihadiri oleh jajaran akademisi dan pimpinan dari kedua institusi. Mereka berharap bahwa kerjasama ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan daerah, terutama dalam peningkatan kualitas pendidikan dan keterampilan tenaga kerja lokal. (**)
Comment