KONKEP, EDISIINDONESIA.id – Pemerintah Desa (Pemdes) Labisa, Kecamatan Wawonii Utara (Wanut), Konawe Kepulauan (Konkep) tebarkan syiar Islam melalui pembangunan Taman Pendidikan Al-quran (TPQ).
Desa yang berpenduduk seratus persen muslim itu, memiliki 404 jiwa dan 148 Kepala Keluarga (KK). Adapun sumber penghasilan utama warga desa Labisa adalah pertanian.
Penjabat (Pj) Kepala Desa (Kades) Labisa, Abdul Syukur mengatakan, pembangunan TPQ tersebut bertujuan untuk menanamkan kecintaan terhadap kitab suci Al-Quran. Melalui program islami ini, masyarakat desa Labisa dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan.
“Dengan di bangunnya TPQ, diharapkan terselenggaranya kegiatan baca tulis Al-Quran sehingga dapat memahami dan meningkatkan pengetahuan generasi muda serta masyarakat tentang isi kandungan Al-quran, pada akhirnya menciptakan insan yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT serta berahlak mulia, berguna bagi bangsa dan negara,” ujar Syukur, Rabu, (31/7/2024)
Syukur menuturkan, pembangunan tempat pengkaderan umat tersebut mulai direalisasi pada bulan Juli dan ditargetkan rampung Oktober tahun ini. Al-Quran merupakan petunjuk dan cahaya penerang dalam kehidupan, sepatutnya ditanamkan dan diamalkan dalam setiap dimensi kehidupan sehari-hari.
“Kita memulainya dengan menanamkan kecintaan terhadap Al-Quran, sebab jika cinta Al-Quran sudah ada dalam diri kita maka setiap perilaku dan perbuatan kita akan menjadi baik. Baik dalam bersosial maupun bermasyarakat. TPQ ini selain digunakan sebagai tempat pendidikan Al-Quran, dapat pula digunakan kegiatan keagamaan lainnya,” ucapnya.
Lebih lanjut Ia menjelaskan, pembangunan TPQ sebagai fasilitas umum disambut baik masyarakat desa Labisa. Sumber anggaran pembangunan TPQ berasal dari Dana Desa (DD) tahun 2024 tahap pertama, dengan total anggaran Rp201.841.600.
Dengan kehadiran tempat pengajian Al-Quran tersebut diharapkan desa Labisa selalu menjadi berkah, sehingga dapat terhindar dari segala musibah dan marabahaya.
“Pembangunan TPQ ini, merupakan kesepakatan kami bersama. Saya berharap dengan adanya TPQ ini generasi desa Labisa menjadi generasi emas yang membanggakan daerah, agama, bangsa dan negara,” pinta Syukur.
Sebagai informasi. Peletakan batu pertama pembangunan TPQ desa Labisa dilakukan pekan lalu tepatnya Jum’at 26 juli 2024, dihadiri Pemdes Labisa, Babinsa desa Labisa, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Konkep, toko Masyarakat, toko Agama dan unsur masyarakat desa. (**)
Comment