KONUT, EDISIINDONESIA.id – Problematika perlawanan 28 Guru kian hari makin menuai banyak dukungan oleh khalayak masyarakat dengan tujuan agar Kepala Sekolah (Kepsek) SMAN 1 Lasolo, Konawe Utara (Konut) dicopot dari jabatannya karena sudah tidak layak menjabat akibat dari sikap dan tindakan kekerasan verbal, Kamis (26/7/2024).
Kepala Sekolah (Kepsek) SMAN 1 Lasolo yang diduga sering melakukan kekerasan verbal kepada beberapa murid dan Guru SMAN 1 Lasolo serta terindikasi kasus pungli hingga gratifikasi kepada murid dengan alibi pengembangan fasilitas sekolah.
Mamat Ketua Himpunan Mahasiswa Lasolo menyampaikan pada saat Rapat dengar pendapat bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta 28 Guru di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kepala Dinas Dikbud akan turun langsung pada hari Kamis (25/7/2024).
“Kiranya Yusmin selaku Kadis seharusnya tepat janji, sehingga permasalahan yang terjadi akan selesai dengan solusi yang menguntungkan bagi SMA agar proses belajar mengajar dapat terjadi lagi, malah pak kadis dia ingkar janji,” sebutnya.
Lanjut Mamat juga menambahkan jika Kepala Dikbud Sultra, Yusmin telah bekerja sama dengan Kepala Sekolah SMAN 1 Lasolo untuk tidak melakukan pencopotan ada tindakan arogansi dan kekerasan verbal.
“Kuat dugaan kalau Kepala Dinas Pendidikan ini ada Kongkalikong dengan Kepala Sekolah. Makanya dia ingkar janjinya katanya mau turun hari Kamis ternyata dia nda turus sama sekali,” jelasnya.
Mamat menambahkan jika Kepala Dikbud Sultra telah mencium jika Kepala Sekolah SMAN 1 Lasolo Anas Herson memang melakukan tindakan arogansi dan kekerasan verbal sehingga dirinya cepat mengantisipasi dengan blusukan pada hari Rabu 22/07/2024 tidak sesuai dengan hasil rapat dengar di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi lalu.
“Dia sengaja turun cepat ini Pak Kadis Karna dia sudah tau kalo Anas Herson ini memang tindakan arogansi dan kekerasan verbal itu benar makanya dia cepat turun supaya dia bisa provokasi siswa, baru dia bawah media terus tanggapannya di media itu guru yang salah,” tutupnya. (**)
Comment