BOMBANA, EDISIINDONESIA.id – Penjabat Bupati Bombana Edy Suharmanto mengikuti kegiatan Rapat Koordinasi Nasional Pengawasan Intern (Rakornas Wasin) Tahun 2024 yang diselenggarakan melalui platform Zoom Meeting, di Hotel Plaza Inn, Kendari, Rabu (22/5/2024).
Pj Bupati Bombana didampingi Kepala Inspektorat Daerah Kabupaten Bombana, Muslihin Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfo), Sofian Baco, dan Kabid IKP Fadlan.
Kegiatan ini diselenggarakan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang mengusung tema “Mengawal Penuntasan Pembangunan Jangka Menengah Untuk Kesinambungan Pembangunan”.
Acara ini dihadiri langsung oleh Presiden RI, Joko Widodo sekaligus membuka dengan resmi Rakornas dengan pemukulan gong, di Istana Negara, Jakarta Pusat, didampingi Sekkab, Pramono Anung Wibowo, Menkeu, Sri Mulyani Indrawati, dan Kepala BPKP, Muhammad Yusuf Ateh serta dihadiri 15 perwakilan pemerintah daerah provinsi, kabupaten dan kota.
Dalam arahannya, Presiden Jokowi mengingatkan kinerja BPKP bukan untuk cari kesalahan, tetapi mencegah penyimpangan-penyimpangan, hingga semestinya diberikan arahan, maupun tuntunan.
“Fokusnya bukan berapa banyak yang lakukan penyimpangan, tapi berapa banyak yang bisa dirasakan rakyat dari program pemerintah,” ujar Joko Widodo.
Sementara itu, Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh, mengatakan bahwa Rakornas Pengawasan Intern Pemerintah 2024, merupakan wadah untuk mengkoordinasikan langkah pengawasan agar efektif mengawal percepatan penyelesaian target pembangunan 2020-2024 yang masih tersisa.
Lebih lanjut Kepala BPKP menerangkan, hasil pengawasan BPKP terhadap tiga bidang diantaranya pendidikan, kesehatan, dan pengentasan kemiskinan tersebut menemukan fenomena permasalahan yang serupa.
“Isu serupa tersebut berupa isu koordinasi kelembagaan dan harmonisasi program antara instansi pusat dan daerah, serta isu kecukupan integrasi dan validasi data. Sehingga, rekomendasi dari BPKP mengerucut pada pentingnya penyusunan kebijakan yang tepat, perencanaan yang baik dengan target kinerja terukur,” ucapnya. (**)
Comment