KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Ribuan tenaga pengajar Guru tingkat SMA, SMK hingga SLB di Sulawesi Tenggara (Sultra), meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra segera menuntaskan Tunjangan Hari Raya (THR) dan sertifikasi guru yang belum dibayarkan.
Ketua PGRI Sultra, Dr.Abdul Halim Momo, mengatakan, pihaknya mendapat banyak keluhan dari kalangan guru terkait THR dan Sertifikasi yang belum dibayarkan.
“Saya mendapat keluhan dari para Guru SMA, SMK dan SLB, meminta menyampaikan ke Pemprov Sultra agar hak mereka dituntaskan segera. Sesuai laporan para Guru, yang belum dibayarkan ini THR sebesar 50 persen tahun 2023 dan sertifikasi bulan Desember 2023,” kata Halim, Sabtu (30/3/2024).
Abdul Halim mengaku, prihatin dengan kondisi ini. Sebab, masih ada hak Guru yang belum diselesaikan. Padahal ada banyak kebutuhan yang harus dipenuhi apalagi mendekati hari Raya Idul Fitri.
“Kasihan para Guru-guru ini, saya berharap bapak Pj Gubernur Sultra agar dapat memberikan soulsi mengatasi persoalan ini. Kapasistas saya disini sebagai Ketua PGRI Sultra, untuk memperjuangkan hak mereka,” ucapnya.
“Harapan saya dalam bulan April nanti sudah dibayar tunjangan tersebut dan ditambahkan tunjangan Sertifikasi triwulan 1, Januari, Februari dan Maret,” tambah Abdul Halim. (**)
Comment