KENDARI, EDISIINDONESIA.id – PLN UP3 Kendari selalu berkomitmen menjalankan pelayanan, sesuai budaya PLN bersih, transparan dan berintegritas dalam memberikan pelayanan ke masyarakat.
“Hal ini sejalan dengan semangat tagline PLN UID Sulselrabar yaitu KOPI (Kerja keras Optimis Pantang Menyerah dan Integritas),” ujar Munawir, Manager PLN UP3 Kendari dalam keterangan resminya, Selasa (27/2/2024).
Karena itu, pihaknya menegaskan bahwa tidak ada biaya yang dipungut ke masyarakat terkait pengurusan pemasangan jaringan listrik.
Disebutnya, beberapa biaya resmi ke PLN yaitu Biaya Penyambungan (BP) dan Uang Jaminan Langganan (UJL), sedangkan khusus Listrik Pra Bayar (LPB) tidak ada biaya UJL.
Munawir menjelaskan, jumlah biaya sesuai tarif yang berlaku dihitung dari besaran daya listrik yang akan disambungkan. Biayanya tersebut tidak diterima tunai atau transfer ke perorangan, tetapi dapat dibayarkan secara online melalui Kantor Pos, loket-loket pembayaran online, alfamart/indomaret/alfamidi, atau melalui Bank berupa atm maupun mobile banking dengan memasukkan kode registrasi pembayaran yg diberikan PLN.
Sambungnya, bahwa masyarakat juga bisa mengakses melalui aplikasi PLN Mobile yang memiliki banyak fitur mulai pelayanan pasang baru, pengaduan pelanggan, transaksi pembayaran/pembelian token bahkan dapat digunakan untuk melaporkan angka pembacaan meter bağı pelanggan pascabayar.
“Untuk penyambungan daya baru juga bisa lewat Aplikasi PLN Mobile dari smartphone bagi masyarakat yang memiliki kesibukan atau bisa langsung ke kantor PLN ULP terdekat,” tuturnya.
Terkait adanya dugaan oknum yang mengatasnamakan PLN UP3 Kendari dan meminta sejumlah uang untuk jasa pengurusan pemasangan jaringan listrik, pihaknya menegaskan bahwa tidak ada biaya sedikitpun terkait pengurusan permohonan layanan PLN.
“Kami sudah menerima pengaduan yang merasa tertipu itu, dan aduan itu kita tindaklanjuti,” katanya.
“Itu setelah kita croscek oknum B ini merupakan tenaga alih daya (TAD) darı vendor yang bekerja di PLN, dan ini kita sudah teruskan tinggal menunggu tindaklanjutnya sesuai mekanisme kontrak,” tambahnya.
Terakhir juga pihaknya menghimbau terhadap masyarakat untuk tidak mempercayai oknum-oknum yang mengatasnamakan PLN UP3 Kendari.
“Jangan ada yang percaya dengan iming-iming dari oknum-oknum yang mengatasnamakan PLN UP3 Kendari, yang menjanjikan kelancaran pengurusan dan meminta sejumlah biaya,” imbaunya.
Pihaknya juga berharap terhadap masyarakat untuk menyampaikan langsung ke PLN ULP atau UP3 apabila mengalami hal tersebut. (*)
Comment