EDISIINDONESIA.id – Selebgram Rachel Vennya mengalami kejadian tak mengenakkan saat menginap di salah satu vila di kawasan Uluwatu, Bali. Dia diusir lantaran konsumsi mi instan.
Rachel Vennya menjelaskan kronologi kejadian diusir dari vila di Uluwatu Bali. “Aku diusir dari vila, aku mau cabut dari sini secepatnya,” ujarnya di akun TikTok-nya.
Rachel Vennya mengatakan dirinya memesan private vila awalnya dengan harga Rp25 juta per malam awalnya di bulan Desember, namun batal karena jadwal.
Hingga dijadwal ulang dan pihak vila meminta biaya Rp15 juta. Dia menyanggupinya.
Saat tiba di lokasi, dia merasa semua baik-baik saja. Dia sempat ditawarkan makan pagi dengan harga Rp200 ribu per orang. Dia menolaknya, karena dia merasa ingin masak sendiri, karena memesan private vila.
Dimana, di dalamnya ada dapur dan beserta perlengkapannya. “Aku pengen masak di vila, aku bawa mi instan, sereal, bawa cemilan, aku belanja, bawa beberapa bawa botol minuman,” jelasnya.
Namun, tetiba pihak vila meminta biaya tambahan karena mereka membawa minuman sendiri, dimana per botol dikenai Rp400 ribu.
Kekasih Salim Nauderer ini pun heran dan kebingungan dengan aturan itu, ditambah dia tak boleh menggunakan dapur.
“Kita bingung kenapa enggak boleh masuk di kitchen itu, karena setiap peralatan masak di vila kalau kita mau pakai kita harus bayar. Otomatis kita enggak bisa masak. Kita jadi ngerasa apa sih maksudnya, kenapa kita harus bayar lagi,” tukasnya.
Dimana, pihak vila mengatakan kalau mau makan disiapkan sama pihak restoran. Namun, Rachel mendapati restoran yang dimaksud ada di living area.
Tak hanya itu, Rachel dimasukkan ke grup bersama orang-orang yang menginap plus manajemen. Bahkan sang owner ada di grup WhatsApp itu.
Dengan berbagai keluh kesah Rachel Vennya di grup ternyata owner tersinggung.
“Ownernya baper, kita cabut dari sini, enggak nyaman,” sebutnya.
“Dia salahin kita bawa mi enggak minta tolong chef-nya dia masakin ke kita, bingung banget,” jelasnya.
Namun, yang membuat Rachel kesal setelah mereka diminta keluar, fee kamar yang sudah dibayar tidak mau dikembalikan atau direfund.
“Dia bilang mau refund 50 persen doang, kan elo yang mau refund uang gue, terus kenapa tiba-tiba 50 persen. Aku mengharapkan 25 juta dikali dua (hari), uang reschedule Rp15 juta,” ujarnya.
“Tapi dia enggak mau bayar uang reschedule tapi mau bayar refund dua malam itu, aku engak terima. Jujur aku pengen keluar dari sini. Ini vila terburuk yang pernah aku tempati di Bali,” ungkapnya.
Namun, begitu viral, si pemilik vila mendadak mau membayar semua permintaan Rachel Vennya.
“Quick update, baru saja dana tiba-tiba direfund, dibalikin. Dan dibalikinnya 100 persen bukan 50 persen kayak sebelummnya. Sebetulnya bukan pada uangnya sih tapi kayak gimana respon mereka, tapi mereka juga sudah minta maaf,” pungkas Rachel Vennya di Instagram Story-nya, Sabtu, 3 Februari 2024. (Edisi/Pojoksatu)
Comment