MUNA, EDISIINDONESIA.id – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Muna baru saja menggelar kegiatan diskusi temu marhaenis se-Muna Raya, pada Minggu (26/11/2023).
Kegiatan dengan tema “Transformasi Spirit Kader Dan Anggota Yang Bersinergi Berlandaskan Marhaenisme” ini dihadiri oleh pengurus cabang GMNI Muna, Sekretaris DPD GMNI Sultra, Demisioner DPD GMNI Sultra serta kader dan anggota GMNI se-Muna Raya, di Pantai Meleura, Kecamatan Lohia, Muna.
Ketua DPC GMNI Kabupaten Muna, Ruslan Rays menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda yang akan dilaksanakan setiap triwulan sekali oleh pengurus cabang dan kader, sebagai penguatan sesama kader dan anggota.
“Diskusi ini menjadi sarana konsolidasi dan penguatan kapasitas internal kader dan anggota GMNI se-Muna Raya,” Katanya, Selasa (28/11/2023).
Ditempat yang sama, Sekretaris DPD GMNI Sultra, Bung Hasir mengapresiasi kegiatan temu kader marhaenis yang dilakukan oleh pengurus cabang GMNI Muna.
Ia mengatakan kepada pengurus GMNI dan kader serta anggota GMNI tentang pentingnya membangun sistem management organisasi yang baik.
“Organisasi yang profesional, harus menata management organisasi dan itu perlahan sudah harus dibangun oleh kawan-kawan GMNI di Kabupaten Muna,” pesannya.
Sementara itu, demisioner DPD GMNI SULTRA Bung Haidir Ali berpesan agar kader dan anggota GMNI Muna Raya, meningkatkan kapasitas analisa sosial dan sensitivitas sosial, dengan melakukan kegiatan – kegiatan yang berkontribusi positif, terhadap permasalahan yang dihadapi masyarakat.
“Melakukan kegiatan tidak harus besar bahkan muluk-muluk, kader dan dan anggota GMNI se-Muna Raya, mulailah melakukan aktivitas yang kecil, namun berdampak baik secara langsung, terhadap masyarakat dan menjadi solusi perubahan, terhadap permasalahan sosial di tengah-tengah masyarakat.” tutup bung Haidir Ali. (**)
Comment