Pastikan Pesta Demokrasi Berjalan Damai, Pj Wali Kota Ajak FPK Kendari Jaga Kondusifitas Daerah

KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu mengajak Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kendari untuk bersama-sama menjaga kondusifitas daerah.

Guna memastikan terselenggaranya pelaksanaan pesta demokrasi secara damai dan tertib pada pemilu tahun 2024 mendatang.

Hal tersebut disampaikan Asmawa saat menghadiri sosialisasi FPK Kendari, dengan tema ‘Melalui pembauran kebangsaan ciptakan kerukunan masyarakat Kota Kendari bergerak menuju kota aman, mandiri sejahtera dan berakhlak dalam menyukseskan Pemilu tahun 2024’.

“Jangan sampai kita semua terlibat dalam pusaran politik praktis. Karena FPK mempunyai peranan strategis untuk menjaga Kota Kendari tetap damai dan kondusif,” ungkapnya.

“Oleh karenanya mari kita bersama-sama membangun Kota Kendari untuk menjadi daerah yang maju, mandiri, sejahtera dan berkeadilan,” tambahnya.

Asmawa menilai, FPK mempunyai peran strategis dalam menjaga persatuan dalam kebhinekaan. Dalam konteks pembangunan di Kota Kendari, maka sudah sejak dulu terbiasa dengan perbedaan suku, etnis, ras dan golongan, namun semuanya tetap berdampingan dengan damai.

“Masyarakat kota Kendari, merupakan masyarakat yang cinta damai saling menghormati satu sama lain dan itu bukan slogan saja tetapi menjadi kenyataan dalam kehidupan kita sehari-hari yang kita rasakan hingga saat sekarang ini,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua FPK Kendari, Sri Yastin Asrun menyadari bahwa Indonesia memiliki ciri khas yaitu kebhinekaan, karena itu hingga saat ini Indonesia masih menghadapi berbagai konflik, baik vertikal maupun horizontal.

Menurutnya, hal tersebut disebabkan oleh berbagai latar belakang permasalahan, baik ras, suku, budaya maupun agama yang tentunya dapat mengancam integritas seseorang.

Untuk mencegah berbagai permasalahan itu, FPK hadir untuk memelihara keutuhan persatuan dan kesatuan bangsa.

“Sebagai upaya untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan melalui keberagaman menuju masyarakat yang harmonis,” ujarnya.

Sehingga, ia mengingatkan kepada seluruh pengurus FPK Kendari untuk saling tenggang rasa terhadap sesama, agar terwujud masyarakat yang harmonis tanpa memandang suku, agama, ras dan budaya.

“FPK ini dapat berperan dalam memberikan pengetahuan serta penjelasan secara dini kepada generasi muda akan pentingnya kesatuan dan persatuan dalam menyikapi isu-isu menyangkut cara yang berpotensi dalam menyebabkan perpecahan di masyarakat,” bebernya.

Untuk diketahui, sosialisasi tersebut dihadiri oleh pengurus Forum Pembauran Kebangsaan dan camat ke Kota Kendari. (**)

Comment