KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Barcode Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi di launching, disela-sela peringatan hari santri nasional (HSN) bertempat di halaman Kanwil Kemenag Sultra, Sabtu (21/10/2023).
Dengan adanya barcode Lazisnu ini, masyarakat bisa lebih mudah untuk membayar zakat, infaq dan bersedekah secara non-tunai, dengan menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).
Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sultra, KH. Muslim mengatakan, dengan di launchingnya barcode tersebut, pengelolaan Lazisnu akan semakin tertib, rapi dan tertata sesuai dengan administrasi.
“Kenapa di launching ini (barcode Lazisnu), supaya kita bisa menata lebih bagus, tentunya juga untuk meningkatkan kualitas pendapatan,” ujarnya.
Menurutnya, dengan adanya barcode Lazisnu tersebut tingkat kepercayaan masyarakat nantinya juga akan semakin tinggi dan semakin kuat.
“Bahwa betul-betul pengelolaan Lazisnu itu sudah secara administrasi yang tertata baik. Sehingga, kalau nanti juga hasilnya lebih tinggi, tentu juga akan mengangkat kesejahteraan masyarakat-masyarakat bawah,” ungkapnya.
“Karena sasarannya itukan adalah untuk mengangkat taraf hidup masyarakat,” tutupnya. (**)
Comment