KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Pembangunan gerbang batas kota Kendari di Kecamatan Puuwatu dan Kecamatan Anggalomoare, Kabupaten Konawe resmi dimulai, Selasa (10/10/2023).
Ditandai dengan peletakan baru pertama oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari Asmawa Tosepu bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Pj Bupati Konawe Harmin Ramba dan Forkopimda.
Pj Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu menyampaikan bahwa, pembangunan gerbang batas kota ini ditargetkan bakal rampung pada 31 Desember 2023 mendatang.
Kata dia, gerbang batas kota tersebut akan menjadi penanda dan identitas Kota Kendari, terlebih desain gerbang batas kota ini akan memunculkan kearifan lokal atau nilai-nilai lokalitas.
Asmawa mengatakan pembangunan gerbang batas kota tersebut adalah upaya mewujudkan atau membangun citra Kota Kendari sebagai Ibukota Provinsi.
“Jadi bukan hanya sebagai bangunan fisik semata tetapi merupakan bentuk kebangaan warga masyarakat Kota Kendari yang sudah mengakomodir berbagai nilai yang sudah tergambarkan dalam gerbang batas,” jelasnya.
Tempat sama, Pj Bupati Konawe Harmin Ramba mengapresiasi pembangunan gerbang batas Kota Kendari dan Kabupaten Konawe tersebut.
Sebab menurutnya, selain menjadi batas kota antar dua wilayah, batas kota ini juga nantinya bakal memberikan sebuah karakteristik baru bagi kabupaten maupun kota.
“Ini pintu gerbang merupakan tanda kita keluar-masuk dua kabupaten. Kemudian pembangunan pintu gerbang ini akan memberikan suatu landmark baru untuk kedua kabupaten,” pungkasnya. (**)
Comment