Lagi, Pasar Wakuru Muna Terbakar, Murida: Mobil Pemadam Harus Stand By di Tongkuno

MUNA, EDISIINDONESIA.id – Pasar Wakuru yang berada di Kecamatan Tongkuno, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali mengalami musibah kebakaran, sekitar pukul 17.00 Wita, pada Selasa (10/10/2023).

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Muna, Tadjuddin saat dikonfirmasi mengatakan musibah kebakaran tersebut belum dapat dipastikan apa penyebabnya, saat ini pihaknya fokus proses pemadaman api.

“Dua unit mobil damkar kami terjunkan,” ujarnya.

Mantan Sekretaris Dispora Muna itu mengungkapkan pertama kali mengetahui kejadian itu setelah ditelepon oleh sekretaris daerah (sekda) Muna, Eddy Uga.

“Ditelepon pa Sekda dan kami langsung arahkan dua unit mobil kebakaran ke lokasi untuk memadamkan api,” katanya.

Ia mengakui jarak tempuh antara kota Raha dengan pasar Wakuru Kecamatan Tongkuno sangatlah jauh, sehingga butuh waktu untuk sampai ke lokasi.

“Dinas Damkar Muna keterbatasan armada, kalau harus menempatkan satu unit disana (Tongkuno), bagaimana jika ada musibah kebakaran dalam kota, tentu kami akan kesulitan,” cetusnya.

Mengatasi persoalan keterbatasan armada, menurut dia telah mengusulkan pengadaan melalui APBD, hanya saja anggaran yang juga terbatas menjadi kendala tersendiri.

“Maunya kami dua unit. Satu unit ditempatkan di Tongkuno dan satu unitnya di Napabalano. Sudah kami usulkan melalui APBD Perubahan, tetapi anggaran sempit, semoga tahun 2024 bisa terkafer,” timpalnya.

Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Muna, Murida turut berduka atas musibah tersebut. Dirinya lantas berharap Pemerintah daerah (Pemda) Muna memberikan perhatian serius dengan kejadian ini.

“Tentu saya turut prihatin. Semoga pedagang yang tertimpa musibah diberi ketabahan dan kesabaran. Ini kali kedua pasar Wakuru terbakar, sebelumnya sekitar dua tahun lalu, ” tuturnya.

Sekretaris komisi III tersebut meminta pihak Pemda Muna mengadakan mobil damkar yang ditempatkan di Kecamatan Tongkuno, yang juga bisa menjangkau beberapa kecamatan yang saling berdekatan saat ada musibah seperti ini.

“Kan miris kalau mau harap mobil damkar dari Raha dengan jarak puluhan kilometer. Pasar sudah rata dengan tanah, mobil baru tiba.” sentilnya.

Murida mengaku terkait dengan ketersediaan mobil damkar di Kecamatan Tongkuno, pihaknya telah berkomunikasi dengan Pemerintah provinsi Sultra.

“Beberapa waktu lalu lewat dinas BPBD Provinsi kami sudah komunikasi. Pa Usman pejabat di dinas itu sampaikan stok ada, tinggal pihak Pemda Muna saja yang proaktif menjemput itu. Saat rapat bersama Pemda ini beberapa kali juga saya tekankan.” imbuhnya. (**)

Comment