KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari terus menunjukkan komitmen untuk mengabdi penuh kepada masyarakat di wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
Hal itu salah satunya ditunjukkan melalalui KKN tematik UHO Kendari yang memberikan pelatihan pembuatan produk olahan berbahan dasar ikan, sebagai salah satu dari empat program pemberdayaan masyarakat lokal di Kelurahan Bungkutoko, Kota Kendari.
Kegiatan ini dilakukan oleh 15 orang mahasiswa UHO dari berbagai disiplin ilmu dan dibimbing oleh 6 orang dosen pembimbing lapangan (DPL) yang diketuai Armid (FMIPA), beranggotakan Dedy Oetama (FPIK), Yustika Intan Permatahati (FPIK), Sri Susanti (FK), Indrayani (FPIK) dan Tezza Fauzan Hasuba (FPIK).
Pengabdian tersebut mengangkat tema, Optimalisasi Pemanfaatan Potensi Kawasan Perairan Bungkutoko Melalui Revolusi Mental: Penyuluhan dan Pengembangan Soft Skill Masyarakat Berbasis Produk-Produk Perikanan.
Kegiatan pengabdian seperti ini setiap tahunnya rutin dilakukan sebagai bentuk komitmen UHO untuk mengabdi penuh kepada masyarakat di wilayah Sultra.
Masyarakat lokal yang berpartisipasi dalam kegiatan ini sebanyak 30 orang yang hampir semuanya kaum perempuan.
Salah seorang DPL, Yustika Intan Permatahati mengatakan bahwa sasaran secara khusus adalah memberdayakan wanita-wanita Bungkutoko, terutama para ibu yang ingin meningkatkan skill kewirausahaannya sebagai salah satu upaya meningkatkan kesejahteraan hidup keluarga.
“Kami mengajari mereka bagaimana memproduksi makanan otak-otak dan nugget yang merupakan produk olahan berbahan dasar ikan. Yang kita gunakan adalah ikan tuna dan tenggiri, disokong pula oleh hasil tangkap nelayan-nelayan Bungkutoko yang lumayan tinggi terhadap kedua jenis ikan ini,” jelasnya.
Masyarakat sangat antusias dan menyambut baik pelaksanaan program pelatihan tersebut.
Sementara itu, Lurah Bungkutoko, Yusri Nandar mengatakan bahwa program ini bisa ditindaklanjuti oleh masyarakat untuk dijadikan sebagai mata pencaharian tambahan untuk meningkatkan perekonomian keluarga atau bahkan bisa dikonsumsi sendiri.
“Kelurahan Bungkutoko sejak beberapa tahun terakhir ini dijadikan lokasi pelaksanaan KKN Tematik oleh tim dosen dari UHO. Alhamdulillah tahun ini kami mendapat kesempatan lagi untuk berkolaborasi dengan UHO dalam pengembangan kapasitas warga Bungkotoko,” ungkapnya.
“Ini sangat penting bagi warga kami, terlebih lagi bahan dasarnya adalah ikan yang sangat mudah untuk didapatkan dan merupakan makanan sehari-hari warga lokal di Bungkutoko,” tambahnya.
Sementara itu, salah satu peserta, Rosmawati berharap di tahun-tahun berikutnya kegiatan semacam itu bisa terus diadakan di Kelurahan Bungkutoko.
“Tentunya dengan program yang lebih bervariasi lagi,” ucapnya.
Untuk diketahui, pogram KKN Tematik ini rutin diadakan oleh LPPM UHO setiap tahunnya sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab UHO kepada masyarakat Sultra, marena program ini tersebar hampir di seluruh kabupaten Sultra.
Melalui program ini UHO Kendari berharap masyarakat Sultra akan terus maju dan berkarya, sehingga Sultra akan tumbuh menjadi salah satu provinsi unggul di Indonesia. (**)
Comment