KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Mantan ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2018-2023 La Ode Abdul Natsir, menitipkan sejumlah pesan kepada Komisioner KPU Sultra periode 2023-2028.
Pesan itu ia sampaikan dalan giat serah terima jabatan (Sertijab) dari komisioner KPU Sultra periode 2018-2023 kepada komisioner KPU Sultra periode 2023-2028, bertempat di salah satu hotel Kota Kendari, Minggu (4/6/2023) malam.
Dalam sertijab tersebut, untuk komsioner KPU Sultra periode 2018-2023 hadir La Ode Abdul Natsir, Muhammad Nato Alhaq dan Al Munardin. Sementara Komisioner KPU Sultra periode 2023-2028 turut hadir Asril, Muhammad Mukmin, Hazamuddin, Amiruddin, dan Suprihaty Prawati Nengtias.
Mantan Ketua KPU Sultra periode 2018-2023, La Ode Abdul Natsir berpesan kepada komisioner KPU Sultra yang baru untuk bekerja secara kolektif artinya memutuskan sesuatu secara bersama-sama.
“Serta bekerja secara kolega, yang merupakan bagian dari bagaimana bisa bersama-sama melaksanakan tugas seperti keluarga dekat yang tidak terpisah satu sama lain,” pesan Abdul Natsir.
Selain itu ia juga meminta, kepada komisioner KPU Sultra periode 2023-2028 agar bisa melanjutkan tugas-tugas KPU terutama pada tahapan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 mendatang.
” Selain tahapan Pileg 2024, juga diharapkan bisa membangun koordinasi dengan pemerintah daerah,” ungkapnya.
Lanjut ia menyampaikan bahwa, perjalanan KPU Provinsi Sultra setiap dari periode ke periode berikutnya selalu ada perubahan. Dimana, untuk saat ini perubahan yang paling menonjol adalah budaya kerja yang mengharuskan familiar dengan IT.
“Oleh karena itu menjadi komisioner perlu pemahaman tentang aplikasi dan itu penting untuk diketahu. Jadi kita harus familiar dengan IT,” bebernya.
Sementara itu, Ketua KPU Sultra periode 2023-2028, Asrj menyampaikan bahwa selanjutnya pihaknya akan melanjutkan kerja-kerja komisioner KPU sebelumnya untuk mensukseskan pemilu 2024.
“InsyaAllah kami akan bisa melanjutkan kerja-kerja teman-teman KPU sebelumnya untuk mensukseskan pemilu 2024 nanti,” ujarnya.
Menurutnya, tantangan ke depan sangat luar biasa buat pihaknya, karena selama negara melaksanakan penyelenggaraan pemilu baru di tahun 2024 nanti akan terselenggara pemilu dan pilkada dalam tahun yang sama walaupun bulan yang berbeda. (Irna)
Comment