KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Pimpinan Daerah (Pimda) Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mendaftarkan 45 bakal calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sultra periode 2024-2029, Minggu (14/5/2023).
Pendaftaran bacaleg dari partai yang dideklarasikan pada tanggal 28 Oktober 2021 lalu ini, menjadi pengalaman pilcaleg pertama kalinya.
Wakil Ketua Pimda PKN Sultra Saleh Ganiru, mengatakan bahwa 45 nama yang didaftarkan juga sudah termasuk 30 persen keterwakilan perempuan yang terpenuhi di seluruh dapil.
“Ketua KPU sudah menerima pengajuan pendaftaran dari partai Kebangkitan Nusaantara,” ujarnya.
Sebagai partai baru, Saleh Ganiru mengaku pihaknya optimis bisa mencapai target satu kursi disetiap dapil. Dimana dapil DPRD Sultra sendiri ada 6 dapil.
Diantaranya, dapil 1 wilayah Kendari, dapil 2 wilayah Konawe Selatan dan Bombana, dapil 3 Muna Raya, dapil 4 Buton Raya, dapil 5 Kolaka Raya dan dapil 6 wilayah Konawe Raya.
Namun, ada beberapa dapil yang pihaknya yakini dan harapkan bisa lebih dari satu kursi, yakni dapil di wilayah Kepulauan Buton, Konawe Utara, Konawe Kepulauan termasuk Kota Kendari.
“Paling tidak dapil yang kami anggap menjadi dapil-dapil bagus. Target itu harus didasari dengan kerja-kerja yang realistis, PKN ini partai yang dikatakan baru oleh ketua Pimda kita yang selalu menegaskan agar kita menjadi politisi petarung,” ujarnya.
Dengan semangat petarung, Saleh mengaku pihaknya juga optimis bakal menjadi pemenang pada Pemilu di Sultra.
“Percuma bicara target banyak-banyak tapi itu hanya lipsheet, sementara tidak dibarengi dengan kerja-kerjanya,” katanya.
“Jadi kami dititp oleh ketua pimda untuk menjadi petarung sejati, bahwa target sesuai dengan realisasi yang ada Insya Allah kami juga punya target untuk menjadi pemenang pemilu di Sulawesi Tenggara,” tambahnya. (**)
Comment