EDISIINDONESIA.id – Nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tengah menjadi buah bibir usai dirinya secara gamblang menolak kedatangan Timnas Israel ke Indonesia hingga menyebabkan dicoretnya Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.
Buntut dari penolakan Ganjar tersebut mempengaruhi elektabilitasnya yang digadang-gadang menjadi bakal calon presiden di Pemilu 2024.
Dalam survei Merdeka Institute for Public Opinion Survey (MIPOS) nama Kader PDI Perjuangan tersebut mengalami penurunan tajam.
Hal tersebut diungkapkan oleh Peneliti Senior MIPOS, Yuyun Andriani, menyebut penolakan kader PDIP itu terhadap kehadiran Timnas Israel menimbulkan sentimen negatif terhadap Ganjar.
“Salah satu temuan menarik dalam survei MIPOS kali ini adalah fenomena anjloknya elektabilitas Ganjar Pranowo,” ujar Yuyun saat merilis survei lembaganya, Rabu (5/4/2023).
Menurut Yuyun, mayoritas responden kecewa dan marah atas penolakan (75,2 persen) Ganjar dan Gubernur Bali Wayan Koster terhadap kehadiran Timnas Israel.
Hanya 16,2 persen responden yang mengaku bisa memahami sikap kedua kepala daerah asal PDI Perjuangan tersebut. Lalu 8,6 persen responden tidak dapat memberikan jawaban alias tidak tahu.
“Elektabilitas Ganjar Pranowo terjun bebas dibandingkan hasil survei MIPOS November 2022,” ucap Yuyun.
Survei MIPOS dilakukan pada periode 29 Maret-3 April 2023 dengan total 1.200 responden. Sampel diambil secara acak sistematis (systematic random sampling).
Batas kesalahan atau margin of error survei di angka +/- 2,83% pada tingkat kepercayaan sebesar 95%. Survei dilakukan dengan kombinasi antara metode telesurvey dengan analisis media monitoring.
“Hasil survei MIPOS menunjukkan bahwa elektabilitas Ganjar Pranowo terjun bebas dibandingkan hasil survei MIPOS November 2022. Jika saat ini dilaksanakan Pilpres, hanya 16,8% yang mengaku akan memilih Ganjar. Padahal pada survei MIPOS sebelumnya elektabilitas Ganjar masih sekitar 20-an persen,” ujar Yuyun.
Posisi elektabilitas capres tertinggi kali ini diduduki Prabowo Subianto dengan angka 33,6%, disusul Anies Baswedan 21,5%, dan Ganjar di urutan ketiga.
Berikut data lengkap hasil survei capres MIPOS:
Prabowo Subianto 33,6%
Anies Baswedan 21,5%
Ganjar Pranowo 16,8%
Ridwan Kamil 6,9%
Sandiaga Uno 4,5%
Agus Harimurti Yudhoyono 4,2%
Erick Thohir 4,1%
Puan Maharani 3,2%
Airlangga Hartarto 1,4%
Muhaimin Iskandar 0,9%
Tidak tahu 2,9%
Sebagai informasi, MIPOS didirikan oleh beberapa akademisi dan peneliti serta pegiat survei di Jakarta dan sekitarnya.
MIPOS adalah anggota Asosiasi Survei Opini Publik Indonesia (ASOPI), yakni asosiasi dari 41 lembaga survei dan ratusan periset opini publik yang bernaung di bawah World Association for Public Opinion Research (WAPOR). (Ei/Fajar.co.id)
Comment