EDISIINDONESIA.id – Belum lama ini beredar sebuah video tanah longsor yang menimpah Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Atap di Desa Puusuli, Kecamatan Andowia, Kabupaten Konawe Utara (Konut), pada Senin (13/03/23).
Video tersebut berdurasi 2 menit 51 detik dan tersebar di berbagai group media sosial termasuk WhatsApp.
Nampak dalam video itu lumpur berwarna merah memenuhi ruangan kelas bahkan lapangan sekolah ikut tergenang.
Dalam video nampak lumpur merah tersebut mengenangi hampir semua lingkungan sekolah.
Perekam video yang beredar itu mengeluhkan kondisi sekolah yang telah berubah warnah akibat lumpur.
Menurut pria yang merekam, longsor yang terjadi diakibatkan oleh aktifitas penambangan PT Bumi Nikel Nusantara (BNN).
“Ini akibat dari aktifitas penambangan PT Bumi Nikel Nusantara. Ini longsorannya dari atas gunung sana,” beber pria yang tidak diketahui identitasnya.
Ia juga menjelaskan, beberapa rang kelas yang menjadi tempat para murit menerima pelajaran, dipenuhi oleh sisa-sisa longsor.
“Ini dampak aktifitas PT BNN, yang mengakibatkan terjadi longsor, dan beberapa fasilitas pendidikan (ruang kelas) SMPN 1 Atap tertutup lumpur” jelasnya.
Dari video yang berdurasi 2 menit tersebut, terlihat beberapa ruang kelas di SMPN 1 Atap tersebut dipenuhi oleh lumpur dan bebatuan yang terbawah dari arah aktifitas PT BNN.
Akibat lumpur yang memenuhi area sekolah dan ruang kelas, sehingga kegiatan belajar mengajar di sekolah ini lumpuh. (**)
Comment