EDISIINDONESIA.id- PSM Makassar mengakhiri perlawanan Barito Putera pada pekan ke-22 Liga 1 di Gelora BJ Habibie, Parepare, Kamis (9/2/2023), dengan kemenangan 4-1. Tim Juku Eja berhak menduduki puncak klasemen Liga 1 malam Jumat ini.
Hasil itu membuat PSM yang merupakan klub tertua di Indonesia (berdiri 1915) itu, telah mendulang 47 poin dari 23 laga.
Gubernur Sulsel Sepakat dengan Taufan Pawe Saol Penundaan Perayaaan Hari Jadi Parepare
Dalam 23 laga itu PSM 13 kali menang, delapan seri, dua kalah. PSM menjadi tim terbaik dalam urusan selisih gol. Mencetak 43, kemasukan 18, sama dengan 25.
Tim di bawah PSM soal selisih gol adalah Borneo FC Samarinda (kini peringkat ke-5 klasemen Liga 1). Borneo sudah mengoleksi 38 gol, 24 kemasukan (sama dengan 14).
PSM Makassar untuk sementara menggusur Persib Bandung (45 poin dari 21 pertandingan) dari puncak klasemen. Persib Bandung sendiri baru bermain besok, meladeni Bali United.
PSM memanjakan pendukungnya. Tim racikan Bernardo Tavares bermain agresif di permukaan rumput Gelora BJ Habibie yang (maaf) tak terlalu bagus.
PSM Makassar tertinggal lebih dahulu. Bayu Pradana membawa Barito unggul pada menit ke-18.
PSM Makassar bangkit di depan ribuan fannya. Pesta gol empunya stadion tercipta berkat donasi gol dari Yance Sayuri (menit ke-28), Ramadhan Sananta (70), dan Wiljan Pluim yang membukukan brace pada menit ke-74 dan ke-76.
Pemain muda PSM, Victor Dethan pantas mendapat jempol. Aksinya sebagai pemain pengganti (masuk pada menit ke-63) lumayan cantik, termasuk umpannya yang berbuah gol terakhir PSM yang dicetak Pluim. (edisi/pojoksulsel)
Comment