Kadis PUPR dan APDESI Membantah Tudingan yang Ditujukan ke Pj Bupati Mubar Soal Mengatur Proyek

MUBAR, EDISIINDONESIA.id- Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Mubar Agus Salam Rua membantah tudingan yang di tujukan kepada Pj Bupati mengatur lelang proyek di PUPR Mubar.

Menurut Agus Salam, lelang proyek berjalan sesuai mekanisme pengadaan barang dan jasa pemerintah sebagaimana diatur dengan Peraturan President (Perpres) Nomor 16 Tahun 2018, dan perubahannya, dimana paket yang akan dilelang akan diajukan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) untuk dilelang.

Dokumen persiapan pemilihan yang diajukan oleh PPK, sebelun dilelang terlebih dahulu dilakukan review bersama POKJA, APIP, Dan PPK.

“Memang benar terdapat beberapa pekerjaan yang tidak selesai pada akhir tahun 2022, namun terhadap paket tersebut berdasarkan surat permintaan pemberian kesempatan dari penyedia,

“Hasil review tim teknis dan penilaian PPK terhadap pencapaian output kegiatan, dan itikat baik dari penyedia serta kesanggupan PA/KPA untuk menyediakan anggaran tahun berikutnya, maka dilakukan pemberian kesempatan sebagaimana diatur dalam Pasal 56 Nomor 16 Tahun 2018, dan perubahannya serta Perka LKPP Nomor 12 Tahun 2021,” kata Agus Salam..

Sementara itu, Ketua APDESI Mubar Armaya, Sp, mengungkapkan bahwa tuduhan kepada Pj Bupati Mubar hanya pencitraan dan menyalahgunakan wewenang yang merupakan khayalan mereka yang menginginkan kekuasaan.

“Kami masyarakat Mubar benar-benar sangat merasakan gebrakan yang dilakukan oleh Pj Bupati Keluhan-keluhan yang kami sampaikan tidak sampai 24 jam sudah ditanggapi oleh beliau, dan solusi yang diberikan betul-betul tepat sesuai dengan yang kami harapkan,” ucapnya.

Menurutnya, belum cukup setahun beliau memimpin Mubar, telah banyak terobosan yang disumbangkan oleh Pj Bupati untuk masyarakat Mubar.

“Kami sebagai dari masyarakat Mubar meminta, dan berharap agar masa jabatan Pj Bupati Mubar, Dr Bahri dapat diperpanjang atau kalau perlu kami meminta kepada beliau untuk ikut tampil, dan berkompetisi pada ajang Pilkada 2024 nanti,” ujarnya.

“Dan kami yakin atas ketulusan, dan kesungguhan beliau dalam melaksanakan amanah sebagai Pj Bupati Mubar, maka kami yakin bahwa Tuhan yang Maha Kuasa akan memuluskan niatan kami ini,” tandasnya.

Menurutnya, Pemimpin adalah manifestasi dari harapan, dia menangkap setiap serpihan-serpihan impian yang bersembunyi di balik kebahagiaan dan kesusahan warganya, Dia berupaya mengumpulkan setiap serpihan impian tersebut dan melakukan yang terbaik untuk melukiskan setiap serpihan impian tersebut menggunakan kuas dalam suatu kanvas.

Lukisan pemimpin adalah lukisan harapan para warganya, bibubuhi oleh cat air yang bahannya dari keinginan akan perubahan, keinginan akan kemajuan dan keinginan akan kebahagiaan.

Tapi, adakah lukisan yang sempurna, Setiap orang memiliki sudut pandang sendiri dalam menilai karena karyanya merupakan manifestasi perasaannya yang paling dalam,Begitu juga para pemimpin, memiliki kekurangan dan kelemahan.

Perbedaan pandangan politik dan preferensi pilihan tidak seharusnya menafikan keindahan karya,Siapa saja boleh membantah karya tersebut, tapi jauh dari lubuk hati yang paling dalam penghargaan atas karya tersebut tetap harus diberikan,Jauh dari lubuk hati yang paling dalam perubahan tersebut harus diapresiasi dan kemajuan itu harus diakui, walaupun hanya sejengkal, sehasta dan sedepa.

Tapi, pemimpin tidak berharap pengakuan. Biarlah karyanya dinikmati dalam malam yang gelap,Menjadi selimut yang menghangatkan warganya ketika dingin menyergap,yang pada prinsipnya masyarakat sejahtera dan bahagia.(**)

Comment