EDISIINDONESIA.id- Video Munas XVII HIPMI di Solo yang ricuh tersebar di media sosial. Dalam video tampak adanya peserta yang saling memukul dan menendang. Sebagian tampak mencoba melerai.
Video viral tersebut mendapat sorotan warganet. Tak sedikit yang mengecam.
President of Nusantara Foundation dan juga Imam Besar Islamic Center New York Imam Shamsi Ali salah satu tokoh yang memberikan kritikan pedas.
Dia menyarankan HIPMI untuk belajar bermusyawarah dengan Muhammadiyah.
“Mereka ini harus belajar dari Muhammadiyah bermusyawarah. Mereka tidak dewasa dan memalukan,” ucapnya dalam unggahannya, Selasa, (22/11/2022).
Dia sangat menyayangkan apalagi acara itu dibuka oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi.
“Apalagi acara di Solo ini juga dibuka oleh Presiden sehari Setelah membuka Muktamar Muhammadiyah di kota yang sama,” tandasnya.
Berdasarkan informasi, kericuhan diwarnai dengan adu jotos itu terjadi di dalam ruang munas yang terletak di Hotel Alila Solo.
Keributan ini terjadi saat munas diskors karena kondisi sedang tidak kondusif akibat banyaknya interupsi, Senin (21/11/2022), sekitar pukul 23.00 WIB.
Korban berinisial MAA (40) warga Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, yang mengalami luka dan dibawa ke Rumah Sakit Dr Moewardi, Kota Solo. Sementara itu, Ketua Organizing Committe (OC) Munas Hipmi XVII Muhammad Ali Affandi, saat dikonfirmasi, membenarkan adanya keributan tersebut. “Ini lagi saya cek (penyebab), soalnya ada berbagai macam versi (kejadian),” kata Muhammad Ali Affandi, Selasa (22/11/2022).
Meskipun demikian, ia mengaku kericuhan ini terjadi di luar sidang pleno Munas, diduga adanya kesalahpahaman antar peserta Munas. “Kejadiannya ini sudah selesai sidang pleno ditutup. (Adu jotos) di jalan keluar, kayaknya sih kalau saya lihat, miskomunikasi, salah paham,” ucapnya.
Lanjut Ketua OC Munas, saat ini pihaknya mengupayakan mediasi antar kedua belah pihak. “Kita utamakan kekeluargaan, jadi mau dimediasi. Prinsipnya untuk menghindari miskomunikasi dan interprestasi,” harapnya. “(Pelaksanaan pleno) di-skors nanti kita lanjutkan dengan agenda forum ketum dulu untuk menyamakan persepsi dulu,” uvapnya.(**)
Comment