Ekspor Sultra Juli 2026 Tembus US$393,11 Juta, Impor Melonjak 194,83 Persen

KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Kinerja perdagangan luar negeri Sulawesi Tenggara (Sultra) menunjukkan pertumbuhan positif pada Juli 2026. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tenggara (Sultra), nilai ekspor Sultra pada Juli 2026 mencapai US$393,11 juta, Rabu (2/9/2026).

Angka tersebut meningkat 32,66 persen dibandingkan nilai ekspor pada Juli 2025 yang tercatat sebesar US$296,32 juta.

Dilansir dari laman resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Sultra, peningkatan juga terjadi dari sisi volume ekspor.

Pada Juli 2026, volume ekspor Sultra tercatat mencapai 233,01 ribu ton, atau naik 8,00 persen dibandingkan Juli 2025 yang berada di angka 215,75 ribu ton.

Data tersebut menunjukkan aktivitas ekspor Sultra mengalami penguatan, baik dari sisi nilai maupun volume komoditas yang dikirim ke pasar luar negeri.

Di sisi lain, nilai impor Sultra juga mengalami lonjakan signifikan. BPS mencatat nilai impor pada Juli 2026 mencapai US$304,48 juta, atau meningkat 194,83 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kenaikan impor tersebut turut diikuti peningkatan volume. Volume impor Sultra pada Juli 2026 tercatat sebesar 710,99 ribu ton, meningkat 80,72 persen dibandingkan Juli 2025.

Dengan nilai ekspor sebesar US$393,11 juta dan impor US$304,48 juta, Sulawesi Tenggara masih mencatat surplus perdagangan sekitar US$88,63 juta pada Juli 2026.

Kondisi tersebut memperlihatkan aktivitas perdagangan luar negeri Sultra tetap mencatatkan selisih positif, meskipun pertumbuhan nilai impor jauh lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekspornya. (**)

Comment